Kabar Duka

Baru Tiba di Jakarta, Emil Dardak Langsung Bergegas ke Rumah Duka Ayahnya: Saya Masih Kaget

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, merasakan duka yang mendalam terkait meninggalnya ayah kandungnya tersebut.

Editor: Vivi Febrianti
Wartakota/Nur Ichsan
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak sangat terpukul dengan kepergian ayahnya, Hermanto Dardak. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, merasakan duka yang mendalam terkait meninggalnya ayah kandungnya, Achmad Hermanto Dardak.

Hal itu disampaikan Emil ketika dirinya hadir ke kediaman ayahnya di Jalan Swakarsa V, Bina Marga II, Nomor 28, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekira pukul 10.50 WIB.

"Saya tentu masih kaget mendengar kabar ini tadi pagi dan baru mendarat di jakarta," kata Emil, Sabtu (20/8/2022).

Kedatangan Emil Dardak bersama sang istrinya yakni Arumi Bachsin, dipenuhi suasana haru dan isak tangis yang terlihat dari ke dua matanya.

Emil juga menambahkan beberapa perjuangan dan kisah sang ayah, yang dijelaskannya merupakan sosok bertanggung jawab dan gigih dalam bekerja.

Baca juga: Orangtua Sopir Ayah Emil Dardak Berangkat ke Rumah Duka, Tak Tahu Kondisi Terkini Putranya

Dibuktikan dengan jabatannya saat beberapa waktu lalu yang sempat menjadi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) periode 2009 - 2014, namun hingga kini masih dipercaya jajaran pemerintahan untuk bertugas di hal serupa, yakni dalam melakukan sosialisasi memindahkan Ibu Kota Negara (IKN).

"Karena beliau juga diamanahi menteri PU sebagi ketua tim pengarah infrastruktur IKN," jelasnya.

Di akhir penjelasannya, Emil berharap jajaran keluarga, rekan kerja, maupun serupanya bisa dapat mengikhlaskan terkait kepergian sang ayah.

Ia juga berharap sang ayah nantinya dapat ditempatkan di tempat terbaik di sisinya.

"Kami dari keluarga tentu sangat berduka tapi juga insyaallah bisa mengikhlaskan kepergian almarhum yang di pengabdian terakhir, tutupnya. 

Kronologi kecelakaan

Lokasi kecelakaan Kijang Innova yang ditumpangi Hermanto Dardak pada saat kejadian sedang menempuh perjalanan masuk dari GT Kalikangkung dengan tujuan Jakarta dan melaju di lajur 2 dengan kecepatan 100 km per jam.

Sesampainya di lokasi kejadian pengemudi Angga Saputra mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk Hino nopol K 1909 BH yang melaju di depanya.

Baca juga: Dituding Sombong Gara-gara Ogah Diajak Salaman, Arumi Bachsin Ungkap Fakta, Emil Dardak : Sabar Ya

Posisi akhir Innova berada diantara di lajur 2 dan lajur 1 posisi kendaraa nmengarah normal menghadap ke selatan mengalami kerusakan berat di bagian depan dan samping kiri.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved