Banjir Lumpur di Kertamaya Bogor Gegara Drainase Buruk, Komplain Warga Dijawab Janji Manis

Warga Kampung Cogreg, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, berjibaku membersihkan lumpur usai banjir menerjang.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Lokasi banjir lumpur di Kampung Cogreg, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang diakibatkan oleh drainasi perumahan, Senin (22/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Warga Kampung Cogreg RT 001 RW 002, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terpaksa harus mengungsi sampai banjir lumpur yang merendam rumahnya bersih seluruhnya.

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar, dan Tagana Bogor pun melakukan evakuasi dengan cara membersihkan lumpur yang ada di dalam rumah warga ini.

Diketahui, akibat bencana ini 11 rumah dan beberapa kerugian materil lainnya dialami oleh warga.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang terjadi pada Minggu (21/8/2022) sore ini.

Baca juga: Detik-detik 11 Rumah di Kota Bogor Diterjang Banjir Lumpur, Warga: TV di Dinding Ikut Terendam

Kejadian ini, pun diduga atas kelalaian dari pihak pengembang perumahan Rancamaya Real Estate yang berada tepat berhadapan dengan perkampungan warga yang terdampak.

Diduga, drainase dan muatan lumpur pembangunan ini tersumbat yang mengakibatkan air tumpah ke pemukiman warga.

Saat dijumpai TribunnewsBogor.com di lokasi, Enginering Infrastruktur perumahan Arif Wijatmoko menjelaskan, bahwa memang benar saluran air atau drainase tersumbat.

Sehingga, tumpahan air langsung menghantam rumah warga serta membawa material lumpur.

"Sebenernya sudah dilakukan sudah jangka lama. Pernah ada komplen warga juga. Mankanya kita buat akses kedalam (drainase). Namun, disitu (area luar) ada
ada jaring yang tersumbat. Nah, air ini limpah ke bawah," kata Arif kepada TribunnewsBogor.com, Senin (22/8/2022).

Drainase itu, sambung Arif, membuat air dari hujan yang cukup deras itu tidak mengalir dan hanya tertampung.

"Posisi ini ada sebelah. Kiri aja. Kanannya gaada. Eksistingya gaada. Nyumbat ngeluap," sambungnya.

Meski begitu, pihaknya langsung bergerak cepat untuk langsung memperbaiki drainase ini.

Bahkan, pihak pengembang perumahan melakukan upaya-upaya untuk membuat air ketika cuaca hujan tidak tergenang dan mengalir dengan lancar.

"Mankanya saat ini yang sumbat sumbat ini kita bantu kerjakan. Siang ini pun pembersihan sedimentasi lumpur kita kerjakan. Akomodasi ke warga kita lakukan terus. Nanti, dialihkan ke saluran kira. Karena kalau gadialihkan ada genangan.

"Bentuk pertanggung jawaban. Pertama saluran ini, kita bantu tenaga kerja hampir 20 orang untuk membersihkan terdampak," jelasnya.

Baca juga: Pabrik yang Terbakar di Gunungputri Bogor Disegel, Polisi Masih Tunggu Informasi dari Puslabfor

Sementara itu, Lurah Kertamaya Ali mengatakan, akan langsung mengajak diskusi pihak pengembang pembangunan perumahan.

Dirinya, bersama Muspika Bogor Selatan dan Muspikel Kertamaya akan duduk bareng bersama pihak pengembang.

"Akibat salah satu pengerukan tanah di rancamaya estate. Selanjutnya saya untuk kiranya dimusyawarahakan drainase yang pembuangan rancamaya perkampungan belum ada. Hal ini untuk memberikan rasa nyaman masyarakat terutama pembangunan harus sinergitas," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved