IPB University
Mahasiswa IPB University Ubah Sampah Plastik Jadi Taman Cantik, Ajak Warga Grobogan Buat Ecobrick
Total sampah yang telah terkonversi menjadi ecobrick di Desa Winong oleh mahasiswa IPB University adalah sekitar 3,2 kwintal sampah plastik kering.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sulitnya pengelolaan sampah di Desa Winong, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah menggerakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB University untuk menemukan solusi.
Sebanyak delapan mahasiswa KKN-T IPB University di Desa Winong mengubah sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat yaitu ecobrick.
Delapan orang mahasiswa IPB University itu antara lain Angga, Ari, Septiyan, Dian, Firdha, Bela, Dinda, dan Isti.
Ecobrick merupakan sampah plastik kering yang dimasukkan ke dalam botol plastik dan dipadatkan hingga terbentuk seperti bata (brick).
Ecobrick tersebut dimanfaatkan sebagai blok taman, yang ditanami berbagai jenis bunga di sekitar botolnya.
Selain dimanfaatkan sebagai blok taman, ecobrick ini juga dibuat menjadi icon bertuliskan ”I LOVE DESA WINONG" yang terdapat di lapangan sebelah selatan balai desa.
“Saat diadakan sosialisasi di Balai Desa, ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sangat antusias memperhatikan dan aktif bertanya terkait ecobrick. Dengan bantuan seluruh warga desa, botol ecobrick yang dihasilkan mencapai 700 botol ukuran 1,5 liter dan 200 botol ukuran 600 mililiter,” ujar Angga.
Ia menguraikan, total botol yang digunakan untuk membuat taman ecobrick sebanyak 165 botol besar.
Sedangkan untuk pembuatan icon Desa Winong, diperlukan 470 botol besar dan 75 botol kecil. Rata-rata berat botol besar 400 gram dan botol kecil 200 gram.
Sehingga total sampah yang telah terkonversi menjadi ecobrick sekitar 3,2 kwintal sampah plastik kering.
Enik Kristiana, Kepala Desa Winong mendukung program ini.
Selain mampu menjadi solusi pengelolaan sampah, menurutnya ecobrick juga dapat menambah keindahan desa yang tentunya menjadi daya tarik sendiri bagi yang melihatnya.
"Kami merasa beruntung memiliki tim mahasiswa KKN-T IPB University yang berinisiatif untuk membuat taman ecobrick. Selain mengurangi sampah, lingkungan pun menjadi lebih bersih. Selanjutnya, taman ecobrick ini akan diterapkan di setiap Rukun Warga (RW) Desa Winong dan cocok untuk diterapkan di desa-desa lainnya," tutur Enik Kristiana.
Rencana selanjutnya akan diadakan lomba kebersihan lingkungan dan pembuatan taman ecobrick di setiap RW Desa Winong.
Dengan demikian, akan lebih banyak lagi sampah yang terkonversi menjadi ecobrick.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ecobrick-ipb-desa-winong.jpg)