Pabrik di Gunungputri Terbakar

Asap Hitam Kebakaran Pabrik di Gunungputri hingga Depok, Petugas Damkar Kewalahan Hingga Luka-luka

Sejumlah anggota Damkar mengalami luka-luka dalam proses pemadaman api di Pabrik Alumunium Foil di Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Petugas Damkar dari berbagai sektor di Bogor diterjunkan ke lokas kebakaran besar di Pabrik Alumunium Foil di Gunungputri, Kabupaten Bogor, pada beberapa waktu lalu, Selasa (23/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Sejumlah anggota Damkar mengalami luka-luka dalam proses pemadaman api di Pabrik Alumunium Foil di Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, yang terbakar pada beberapa hari lalu.

Kasi Penyelamatan dan Pertolongan Darurat (Rescue) Damkar Kabupaten Bogor, Muhammad Asan menyatakan bahwa beberapa personilnya mengalami luka-luka saat proses memadamkan api. 

"Iya kalau anggota kita ada memang, itu karena kelelahan dan akhirnya sempat kita bawa ke rumah sakit, ada sedikit jahitan," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (23/8/2022).

Besarnya api yang menghanguskan bangunan pabrik alumunium foil tersebut membuat para petugas Damkar kewalahan bahkan mengalami luka yang harus dilarikan ke rumah sakit. 

Dalam insiden ini puluhan personel Damkar juga sempat kesulitan untuk sumber air guna pengisian ulang tangki mobil pemadam kebakaran

Muhammad Asan mengungkapkan bahwa saat menerima laporan kebakaran, sebanyak 14 unit Damkar bersama puluhan personel pemadam kebakaran dari berbagai sektor diterjunkan ke lokasi.

"Selama enam jam, petugas terus berjibaku memadamkan kebakaran itu, berkat kerja keras mereka, api berhasil dijinakkan dan sempat mereda pada Jumat sore,' jelasnya. 

Diketahui, kebakaran pabrik alumunium foil itu terjadi pada Jumat (19/8/2022) kemarin, tepatnya sekitar pukul 05.30 WIB.

Pada kejadian pagi itu, menurutnya api mulai membakar separuh bangunan yang mengakibatkan asap hitam pada kebakaran tersebut menjulang tinggi hingga terlihat di langit wilayah Depok.

Bahkan dengan isiden tersebut, kata Muhammad Asan warga sekitar yang suasananya sedang tenang pun seketika menjadi ketakutan.

Selain itu, warga-warga juga tampak panik sampai berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri hingga akhirnya banyak warga yang dievakuasi ke rumah RT setempat. 

Muhammad Asan mengungkapkan bahwa pada malam hari, kebakaran kembali membesar pada malam hari atau tepatnya pukul 20.00 WIB.

"Malam itu, petugas pemadam kebakaran kembali diterjunkan untuk memberi bantuan mitigasi, setidaknya ada tiga unit mobil dengan 21 personel dari Sektor Ciomas, Leuwiliang dan Parung meluncur kembali ke lokasi kebakaran," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved