Harga BBM Jenis Pertalite Dikabarkan Naik, Begini Situasi Terkini Disejumlah SPBU Kabupaten Bogor

Terkait kabar kenaikan BBM Pertalite, beberapa waktu lalu pun sempat diwarnai kelangkaan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kondisi salah satu SPBU di wilayah Jalan Raya Parung, Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa (23/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISEENG - Harga bahan bakar minyak ( BBM) jenis Pertalite diisukan bakal naik.

Terkait kabar kenaikan BBM Pertalite, beberapa waktu lalu pun sempat diwarnai kelangkaan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) termasuk di wilayah Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (23/8/2022), situasi aktivitas penjualan BBM di beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Bogor kini cenderung normal.

Meski begitu, ada pula SPBU yang kehabisan stok Pertalite seperti di SPBU 34.16123 Kecamatan Bojonggede sekitar pukul 13.00 WIB siang.

Namun pihak SPBU menginformasikan BBM bakal segera kembali tersedia diperkuat dengan adanya mobil tangki Pertamina yang terpantau tengah mengisi ulang kekosongan Pertalite tersebut.

Tak jauh dari situ, SPBU mini Pertamina Shop atau Pertashop yang menjual Pertamax di Jalan Dahlia Raya, Bojonggede di jam yang sama justru terpantau normal tak ada antrean kendaraan dan stoknya tersedia.

Kemudian pada Selasa (23/8/2022) siang ini pun di tiga SPBU di sepanjang Jalan Raya Parung, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor juga terpantau normal.

Ketiga SPBU ini yakni SPBU 34.16301, SPBU 34.16303, dan SPBU 34.16318 yang mana sementara ini masih terpantau tak nampak kehabisan stok BBM maupun antrean panjang pembeli.

Kondisi normal ini juga terpantau terjadi di SPBU 34.16318 Ciseeng.

Di SPBU Jalan Pasar Ciseeng ini terpantau sekitar pukul 14.20 WIB tak nampak antrean panjang para pembeli maupun pihak SPBU yang memasang papan informasi kehabisan stok Pertalite.

Sejauh ini per 23 Agustus 2022, BBM Pertalite di wilayah Kabupaten Bogor masih dijual dengan tarif Rp 7.650 per liter, sedangkan Pertamax Rp 12.500 per liter.

Terkait wacana kenaikan Pertalite, pengendara warga Bogor, Soni (22) sangat berharap kenaikannya tidak terlalu tinggi.

"Kalau ( Pertalite) naik ya, lihat dulu segimana parahnya, kalau misalnya lebih parah ya mau gimana lagi, premium kan udah gak ada," kata Soni kepada TribunnewsBogor.com.

Harga pertamax saat ini pun, menurut Soni, masih tergolong mahal untuknya yang bekerja menggunakan sepeda motor sehingga dia sangat mengandalkan Pertalite yang lebih murah.

"Pertamax kan harganya Rp 12 ribuan (1 liter), kalau kita milih Pertalite kan bisa 2 liter, apalagi kan saya mobile, kurir, harus pakai yang hemat-hemat juga," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved