IPB University

IPB University Resmikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Tahun Ini Diikuti 44 Perguruan Tinggi

Sejumlah 162 mahasiswa peserta program PMM terdiri dari 59 laki-laki dan 103 perempuan, melaksanakan pembelajaran selama enam bulan di IPB University.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
IPB University meresmikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM). Di tahun kedua penyelenggaraannya ini, terdapat 162 mahasiswa dari 44 perguruan tinggi di luar Pulau Jawa yang melaksanakan Program PMM di IPB University. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - IPB University meresmikan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).

Di tahun kedua penyelenggaraannya ini, terdapat 162 mahasiswa dari 44 perguruan tinggi di luar Pulau Jawa yang melaksanakan Program PMM di IPB University.

Ini merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam rangka pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program PMM diresmikan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof Drajat Martianto.

Ia menyambut dengan gembira Program PMM yang kedua ini dan berharap apa yang dapat dipelajari mahasiswa di IPB University dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kami di IPB University berjuang untuk terus bisa memperkokoh, bukan hanya inovasi tetapi juga kontribusi untuk negara ini, dan PMM ini salah satu bentuknya. Silakan belajar sebanyak- banyaknya di kampus ini. Manfaatkan belajar untuk sesuatu yang jauh jangkauannya dan akan membawa kesan indah di Bogor,” ucapnya.

Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru (APPMB), Dr Nurhayati yang juga menjadi Person in Charge (PIC) Modul Nusantara menjabarkan, sejumlah 162 mahasiswa peserta program terdiri dari 59 laki-laki dan 103 perempuan.

Mereka akan melaksanakan pembelajaran selama enam bulan di IPB University dengan mengambil 20 satuan kredit semester (SKS). Terdiri dari 16 SKS mata kuliah dan 4 SKS modul nusantara.

“Terimakasih banyak kepada Wakil Rektor IPB University bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof Drajat Martianto yang sudah mendukung dari awal hingga manajemen terkait koordinator fakultas. Terimakasih juga kepada para dekan, dosen mata kuliah dan dosen nusantara. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Asep Taryana, STP, MM selaku Dosen Modul Nusantara mengatakan, ada tiga hal utama yang akan didapatkan dari program PMM ini.

Pertama yakni kebhinekaan, dengan cara mengenalkan kearifan lokal di tanah air kelahiran masing-masing mahasiswa.

“Kedua adalah inspirasi, yang akan mengakselerasi kapasitas dan kapabilitas kalian. Dan yang ketiga yaitu refleksi yang dibalut dengan kontribusi sosial,” ungkap Asep Taryana, STP MM, Dosen Sekolah Bisnis IPB University.

Setelah meresmikan Program PMM, Prof Drajat Martianto mengalungkan name tag kepada dua perwakilan mahasiswa dan mendokumentasikan momen tersebut bersama dosen dan para mahasiswa lainnya.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar di IPB University. Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya dan keluarga. Untuk teman-teman yang lain, gunakan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, juga untuk kita bisa mengenal satu sama lain,” ujar salah satu mahasiswa Program PMM.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved