IPB University

Usai Pandemi, Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Al-Hurriyyah IPB University Kembali Digalakkan

Selain menjadi ajang silaturahmi, Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Al-Hurriyyah IPB University juga sebagai proses pendidikan bagi para mahasiswa.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hurriyyah kembali mengadakan Gerakan Subuh Berjamaah setelah beberapa waktu vakum karena pandemi COVID-19. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hurriyyah IPB University kembali mengadakan Gerakan Subuh Berjamaah setelah beberapa waktu vakum karena pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
 
Ketua Umum DKM Al-Hurriyyah, Prof Abdul Munif menyampaikan bahwa salah satu tanda orang beriman adalah memakmurkan masjid. Menurutnya, masjid adalah institusi yang disebut langsung oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an.
 
"Ciri orang beriman dan yang membedakannya dengan yang tidak beriman adalah yang memakmurkan masjid,” kata Prof Munif.
 
Selain menjadi ajang silaturahmi, lanjutnya, Gerakan Subuh Berjamaah juga sebagai proses pendidikan bagi para mahasiswa.

Apalagi pada waktu tersebut ada satu ibadah yang jika dilakukan sebelum salat Subuh keutamaannya lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.
 
“Ada shalat dua rakaat sebelum subuh yang lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Apalagi shalat subuh berjamaahnya. Kita alhamdulillah bisa melaksanakan salat subuh bersama pak rektor,” ungkapnya.
 
Prof Munif mengaku senang karena sepekan terakhir ini mahasiswa IPB University banyak yang meramaikan Masjid Al-Hurriyyah, seiring kebijakan kuliah yang sudah bisa dilakukan tatap muka. Ia berharap kehadiran masjid bisa menjadi keberkahan bagi IPB University. 
 
“Saya senang seminggu ini ramai lalu lalang mahasiswa di masjid. Ada yang sambil makan, diskusi. Ya, inilah masjid kampus yang jamaahnya spesial yaitu kaum akademisi, ” tutur Prof Munif.
 
Gerakan Subuh Berjamaah yang diselenggarakan oleh DKM Al-Hurriyyah disambut baik oleh mahasiswa. Salah satunya adalah Suden Bahaudin, mahasiswa Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Menurut Suden, Gerakan Subuh Berjamaah sangat baik untuk diadakan. Di satu sisi mengingatkan dan menyadarkan tentang pentingnya kewajiban melaksanakan shalat subuh secara berjamaah, di sisi lain bisa bersilaturahmi dengan mahasiswa lain, dosen, bahkan rektor.
 
“Saya sangat mendukung keberlanjutan terkait Gerakan Subuh Berjamaah. Banyak manfaat dan kebaikan yang kita dapati secara langsung maupun tidak langsung,” tuturnya.

Usai sholat subuh, jamaah dipersilakan untuk menikmati hidangan sarapan pagi yang telah disediakan panitia. Sebanyak 1000 porsi sarapan menyapa para jamaah sholat subuh. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved