Liga 1 2022

Hancur Lebur di Kanjuruhan Malang, Pelatih RANS Nusantara FC Tetap Optimis Punggawanya Bangkit

Pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan mengatakan, penyebab kekalahan timnya karena membiarkan pemain lawan bergerak bebas.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Sejumlah pemain RANS Nusantara FC berada di dalam kotak penalti Persija Jakarta berupaya memperkecil kedudukan dalam laga lanjutan Liga 1 2022, Jumat (20/8/2022) di Stadion Pakansari Cibinong. Skor akhir RANS Nusantara FC takluk 0-3 atas Persija Jakarta. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - RANS Nusantara FC kemabli memperpanjang tren negatifnya di kompetisi Liga 1 2022.

Berhadapan dengan tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (24/8/2022), RANS Nusantara FC kalah 4-2.

Pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan mengatakan, penyebab kekalahan timnya karena membiarkan pemain lawan bergerak bebas.

"Kami di awal babak pertama tadi terlalu mudah sekali bagi lawan untuk mencetak gol," ucapnya.

Baca juga: Hilang Konsentrasi Jadi Penyebab RANS Nusantara FC Sulit Menang, Rahmad Darmawan Tegaskan Hal Ini

"Kami terlalu leluasa memberikan ruang pada lawan hingga jarak antar lini tidak jalan dengan efektif, akhirnya dimaksimalkan dengan baik oleh lawan," sambungnya.

"Setelah itu kami melakukan perubahan dan kami bisa mencetak gol serta kembali percaya diri," kata Rahmad Darmawan.

Lebih lanjut, Rahmad Darmawan mengingatkan punggawanya untuk tampil disiplin.

"Babak kedua saya mengingatkan pemain terkait pentingnya kedisiplinan saat bertahan tapi memang lagi-lagi hari ini kami kecolongan dari satu skema yang sebetulnya tidak terlalu berbahaya tapi menjadi satu kesulitan bagi pemain kami untuk menahan itu," ungkapnya.

Tak hanya dinilai terlalu memberikan ruang bagi lawan, Rahmad Darmawan juga menilai timnya terlalu tergesa-gesa dalam bermain di babak pertama, sehingga membuat organisasi permainan RANS Nusantara FC tak berjalan baik.

"Masalahnya adalah anak anak terlalu menggebu-gebu diawal sehingga meninggalkan jarak yang terlalu jauh antara lini depan dan lini belakang, itu yang terjadi."

"Mereka terlalu memaksakan pressure sehingga belum siap ketika mendapat pressure dan celah dilini belakang berhasil dimanfaatkan Arema," jelas pelatih yang akrab dipanggil RD itu.

Baca juga: Lupakan Hasil Minor, Pelatih RANS Nusantara FC Utak-atik Strategi, Incar Kemenangan di Malang

Terkait hal ini, pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi pada timnya untuk pertandingan berikutnya melawan Barito Putera pekan depan.

"Ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk laga berikutnya. Tapi secara keseluruhan Arema hari ini memang cukup baik,” tutur mantan pelatih Timnas itu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved