Hati-hati, Kabupaten Bogor Masuk Ke-5 Daerah Jabar Dengan Kasus Tertinggi HIV/AIDS, Ini Faktornya

Kabupaten Bogor masuk dalam daerah ke lima di jawa Barat kasus tertinggi HIV/AIDS, simak berbagai macam faktor penularannya

Shutterstock
Ilustrasi virus HIV/AIDS Kabupaten Bogor masuk dalam kasus tertinggi HIV/AIDS di Jabar 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - HIV/AIDS merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh hingga dapat menimbulkan infeksi dan menghancurkan sel CD4.

Berbagai macam faktor penularan salah satunya yakni dari sebuah hubungan herersokseul dan lainnya.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, terdapat 3.744 kasus HIV/AIDS di Jawa Barat berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pada Januari hingga Juni 2022.

Dari data tersebut, ada lima daerah di Jawa Barat dengan kasus tertinggi, yakni Kota Bandung (410 kasus), Kabupaten Bogor (365 kasus), Kota Bekasi (365 kasus), Kabupaten Indramayu (352 kasus), dan Kabupaten Bekasi (217 kasus).

"Itu data dari aplikasi Sistem Informasi HIV AIDS (SIHA) hingga bulan Juni 2022," ujar Ketua Tim Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Yudi Koharudin saat dihubungi Kompas.com lewat sambungan telepon, Kamis (25/8/2022) yang dikutip oleh TribunnewsBogor.com.

Baca juga: INI Perbedaan HIV dan AIDS, Berikut Cara Penularan, Pengobatan dan Tingkat Harapan Hidupnya

Yudi menjelaskan, dari 3.744 kasus tersebut, 69,2 persen (2.614 orang) di antarnya berusia 29-45 tahun dan 18,4 persen berusia 20-24 tahun.

Adapun faktor penularan terbanyak berasal dari hubungan hetersokseual, homoseksual, biseksual, pengguna Napza suntik, dan penularan dari ibu kepada bayinya. Yudi menambahkan, kasus HIV/AIDS di Jabar punya kecenderungan meningkat tiap tahunnya.

"Kalau dari grafik di Jabar ada kenaikan tiap tahun naik. 2020-2022 kelihatan menurun karena memang kita tidak bisa banyak melakukan pengetesan karena pandemi. Sekarang di 2022, di setengah tahun saja kita sudah bisa menemukan 3.744 kasus," papar Yudi.

Baca juga: Pria Ini Terinfeksi Cacar Monyet, Covid-19, dan HIV Sekaligus, Ini Gejala yang Dialami

Dia menyebut, penularan terbesar adalah aktivitas seksual.

"Penyebabnya gaya hidup mungkin karena HIV ini bisa menular salah satunya karena melakukan hubungan seks berisiko atau bukan dengan pasangannya. Kalau dari alat suntik dan lainnya itu justru kecil, yang besar itu penularan dari hubungan seksual yang berisiko bukan dengan pasangan," tandasnya.

Sumber : Kompas.com

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved