Kronologi Geng Motor Viral di Bojonggede Bogor, Nantang Keliling Cari Lawan Berujung Ciut

Sekelompok remaja geng motor berjumlah enam orang diamankan Polsek Bojonggede setelah video aksi konvoi mereka viral di media sosial (medsos).

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
ist/@bojonggede
Tangkapan layar video viral kawanan gang motor konvoi di Bojonggede, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Sekelompok remaja geng motor berjumlah enam orang diamankan Polsek Bojonggede setelah video aksi konvoi mereka viral di media sosial (medsos).

Kapolsek Bojonggede AKP Dwi Susanto menjelaskan bahwa sebelum videonya viral, gerombolan geng motor menamakan Warung of Family (WoF) ini awalnya nongkrong di sebuah lapangan pada Minggu (21/8/2022) dini hari.

"Mereka nongkrong sambil mengkonsumsi minuman keras (miras)," kata  AKP Dwi Susanto dalam keterangannya, Rabu (25/8/2022).

Salah satu dari mereka mencoba janjian dengan kelompok lain untuk melakukan aksi tawuran.

Sekitar pukul 04.00 WIB kelompok geng motor tersebut mencari lawannya namun tak membuahkan hasil.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kelompok remaja geng motor ini juga mengaku bahwa video saat itu juga dibuat dan diviralkan karena mereka ingin tenar.

"Konvoi ke Jalan Raya Pabuaran sambil mengacungkan senjata tajam yang kemudian divideokan dengan tujuan memviralkan ke medsos supaya viral dan mendapatkan ketenaran," kata AKP Dwi Susanto.

Sebelumnya, video sekelompok anak muda yang meresahkan masyarakat ini beredar di media sosial (medsos).

Dalam video beredar tersebut terlihat beberapa pengendara berboncengan melakukan konvoi sambil bernyanyi dan mengacungkan senjata tajam jenis celurit.

Video tersebut tampak direkam oleh salah satu dari mereka sendiri yang diduga dilakukan saat mereka mencari lawan untuk menggelar tawuran.

Video yang diunggah tersebut juga dibubuhi kata-kata 'where are you (dimana kalian).'

"Alhamdulillah karena viral di medsos, akhirnya kami berhasil mengamankan 2 orang pelaku yang kedapatan membawa sajam dan 4 orang lainnya yang ikut serta dalam konvoi tersebut," kata AKP Dwi Susanto.

Kapolsek mengatakan bahwa kasus ini sementara masih dalam penyelidikan lebih lanjut dan masih ada beberapa dari mereka yang kini masih buron atau Daftar Pencarian Orang (DPO). 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved