IPB University
PKSPL IPB University Launching 5 Karya, Aplikasi soal Kelautan hingga Laboratorium Bioteknologi
PKSPL dalam hal ini bekerjasama dengan Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University meluncurkan lima hasil karya pada Dies Natalis ke-26, baru-baru ini.
Lima karya tersebut meliputi pengembangan Smart Sea Farming, aplikasi Environmental Sensitivity Index (ESI Software), aplikasi Sistem Monitoring Nusantara (Simona), Fellowship program beasiswa, dan Laboratorium Bioteknologi Kelautan.
Pengembangan Smart Sea Farming yang dilakukan meliputi underwater televisual system, kecerdasan buatan (artificial intelligence), grouper automatic feeding, serta water quality checker.
Grouper automatic feeding dikembangkan untuk pemberian pakan ikan secara otomatis.
Sementara water quality checker berfungsi untuk mengukur dan memberikan informasi kualitas parameter air.
Aplikasi Environmental Sensitivity Index (ESI Software) merupakan alat bantu pengambilan keputusan berbasis website bagi berbagai pihak dan investor ketika terjadi tumpahan minyak.
Aplikasi ini akan menjelaskan ekosistem, lingkungan, aktivitas, ekonomi, masyarakat yang sensitif, rentan akibat adanya oil spill dan buangan limbah di kawasan pesisir.
Sementara, aplikasi Sistem Monitoring Nusantara (Simona) merupakan salah satu aplikasi dalam pengelolaan pesisir dan laut.
Peta rencana zonasi menjadi basis dalam penatakelolaan, intervensi program, monitoring dan pengawasan berbasis aplikasi android yang dapat digunakan semua pihak.
Adapun Fellowship program beasiswa bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia handal dalam bioteknologi kelautan.
Oleh karena itu, PKSPL dalam hal ini bekerjasama dengan Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University.
Karya lainnya yaitu Laboratorium Bioteknologi Kelautan. Laboratorium tersebut merupakan fasilitas penting dalam menunjang pendidikan dan penelitian bioteknologi kelautan di PKSPL IPB University.
Program yang dikembangkan meliputi bahan alam dari laut dan pemulihan lingkungan yang tercemar dengan teknologi bioremediasi.
Wakil Rektor IPB University Bidang Internasionalisasi, Kerjasama dan Hubungan Alumni, Prof Dodik Ridho Nurrochmat menyampaikan selamat kepada PKSPL IPB University atas launching karyanya yang luar biasa.
Terkait fellowship program, Prof Dodik menyampaikan agar diberikan kesempatan riset bagi fellow dari luar, seperti dari Afrika atau Asia Selatan.
Menurutnya, dengan keunggulan dan keunikan yang dimiliki Indonesia, maka akan bisa mengundang peneliti dari luar. Karena menurutnya, Indonesia merupakan negara yang menjanjikan objek riset luar biasa.
Terkait laboratorium bioteknologi kelautan, Prof Dodik mengatakan berpesan agar bioteknologi kelautan terus dikembangkan.
"Pengembangan ini dikaitkan dengan sistem informasi sosial, studi terkait kerusakan terumbu karang dilihat dari perilaku sosial, " ungkapnya.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Dr Ernan Rustiadi juga mengucap syukur atas launchingnya program unggulan PKSPL IPB University.
Diakuinya, PKSPL IPB University merupakan pusat studi terbesar LPPM IPB University.
"Pusat studi yang berkontribusi besar, kami bangga terhadap kinerja PKSPL IPB University," ucapnya.
Ia juga menyebut, PKSPL IPB University merupakan pusat studi yang menginformasikan dan menyediakan beasiswa sendiri.
Selain itu, ia mengatakan agar setiap kegiatan pusat studi dapat dikonversi menjadi jurnal ilmiah.
“PKSPL IPB University juga unggul dalam publikasi jurnal ilmiah internasional terindeks Scopus. PKSPL menjadi contoh terbaik dalam melaksanakan kegiatan pusat dengan dijadikan jurnal ilmiah. Kami mendorong pusat-pusat lain untuk dapat mengkonversi kegiatan menjadi jurnal ilmiah. Ini adalah kontribusi luar biasa,” tambahnya.
Dr Yonvitner, Kepala PKSPL IPB University menyampaikan bahwa PKSPL telah berusia 26 tahun.
“Kita akan tetap melakukan evaluasi sebagai pusat yang bergerak di bidang perikanan, pesisir dan kelautan, sebagai sebuah pusat studi yang intens mengejar kinerja instansi secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menyebut, refleksi ke depan, pihaknya akan memberikan kontribusi terbesar dalam nilai kerjasama, output kerjasama baik yang sifatnya informasi sains, ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi dan fasilitas aktivitas pendidikan.
Ke depan, katanya, PKSPL IPB University akan menyiapkan scholarship yang lebih banyak kepada mahasiswa S1, S2 dan S3.
“Beasiswa tersebut akan terintegrasi dengan fakultas dengan keterkaitan yang erat terhadap PKSPL IPB University. Kami juga terus beradaptasi dengan setiap informasi inovasi dan teknologi terkini yang memiliki ciri khas sebagai institusi yang adaptif terhadap lingkungan pesisir dan lautan,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pkspl-ipb-launching-karya.jpg)