Jadi Saksi Nikah 142 Pasangan di Bogor, Kapolres dan Sekda Sumringah Lihat Pasutri Pegang Buku Nikah

Polres Bogor menggelar acara nikah massal yang bertempat di Mako Polres Bogor, Sabtu (27/8/2022).

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanuddin jadi saksi pernikahan massal yang digelar di MakoPolres Bogor (27/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Polres Bogor menggelar acara nikah massal yang bertempat di Mako Polres Bogor, Sabtu (27/8/2022).

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, acara ini digagas dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-77.

Terdapat 142 pasangan dari Kabupaten Bogor yang mengikuti acara nikah massal ini, mereka mendaftar secara mandiri melalui polsek di wilayahnya.

Adapun peserta yang mengikut nikah masal ini dengan rentang usia termuda 20 tahun dan yang tertua 67 tahun.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bogor bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor pun berksempatan menjadi saksi.

"Hari ini kita melaksanakan kegiatan nikah massal khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah melaksanakan nikah sirih namun belum mencatatkannya di KUA, kemudian ada juga yang menikah awal," ujarnya kepada wartawan.

AKBP Iman Imanuddin melanjutkan, acara ini juga sebagai salah satu bentuk kehadiran negara untuk menghadirkan kepastian hukum dalam hal pernikahan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanuddin jadi saksi pernikahan massal yang digelar di MakoPolres Bogor (27/8/2022)
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanuddin jadi saksi pernikahan massal yang digelar di MakoPolres Bogor (27/8/2022) (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

"Dalam hal ini Pemkab, Polres, Kodim, karena terkait dengan pernikahan ini akan berdampak pada pengikatan-pengikatan hak hukum lainnya yang mengikat pada kedua pasangan, seperti hak waris, anak-anak dan lain-lain," katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengatakan sangat mengapresiasi serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dengan langkah yang diambil oleh Polres Bogor.

Burhanudin pun sepakat dengan ucapan Kapolres Bogor bahwa dengan adanya pernikahan yang sah menurut negara, akan berkaitan dengan hukum lainnya seperti hak asuh anak, perlindungan istri, waris dan lainnya.

"Ini saya kira sesuatu hal yang memang terkait dengan kebutuhan dasar masyarakat dan menyangkut syar'i, sebagai warga negara itu bukan hanya sekedar sah menurut agama, melainkan sebagai warga negara yang baik harus sah menurut negara, kita juga ada undang-undang perkawinan," katanya.

Nantinya, kata Burhanudin, Pemkab Bogor bersama unsur forum komunikasi daerah (Forkopimda) akan melanjutkan program nikah massal ini.

Karena saat ini pun masih ada satu daerah di Kabupaten Bogor yang masih menunggu acara tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved