Kembali Gemborkan Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemkot Bogor Berencana Bikin Konsep Ecoriparian

Untuk menjaga marwah tersebut, program naturalisasi Ciliwung yang disebut-sebut sebagai program untuk menyelamatkan ekosistem Ciliwung terus diupayaka

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Lokasi Ecoparian Sungai Ciliwung yang akan dibangun Pemkot Bogor, Selasa (30/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Sungai Ciliwung memang selalu menjadi daya pikat karena keeksotismen lantaran konturnya yang berbentuk seperti air terjun mini.

Untuk menjaga marwah tersebut, program naturalisasi Ciliwung yang disebut-sebut sebagai program untuk menyelamatkan ekosistem Ciliwung terus diupayakan.

Ada beberapa titik sepadan sungai Ciliwung yang kini mulai diintervensi untuk dilakukan perbaikan.

Kini, Pemkot Bogor tengah memiliki program Ecoriparian yang akan dilakukan di aliran Sungai Ciliwung Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor.

Bahkan, seriusnya Pemkot Bogor untuk mengintervensi perbaikan itu, saat ini ecoparian sedang dalam tahap proses lelang pengerjaan proyek yang diajukan oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman, Kota Bogor dengan nilai pagu anggaran sekitar Rp1,3miliar.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perumkim) pada Dinas Perumkim Kota Bogor Muhamad Hutri mengatakan bahwa sesuai rencana pekerjaan fisik akan dilaksanakan pada September 2022 dengan target 100 kalender.

"Jadi begini prosesnya lelang. Kita nanti menunggu hasil peneteyapam ULP terkait pemenang lelang. Kemungkinan di awal September," kata Hutri kepada  TribunnewsBogor.com, Selasa (30/8/2022).

Sesuai perencanaan teknis wisata alam ecoriparian Sukaresmi ini dikerjakan oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Setiap OPD kata Hutri memiliki tugas untuk ikut membangun Ecoriparian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved