Membanggakan, SMAN 2 Cibinong Masuk Top 1.000 Sekolah Versi LTMPT, Ini Keunggulan yang Ditawarkan

SMAN 2 Cibinong masuk top 1.000 sekolah berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
SMAN 2 Cibinong masuk ke dalam daftar Top 1000 sekolah berdasarkan nilai UTBK (29/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - SMAN 2 Cibinong masuk dalam kategori Top 1.000 sekolah berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer ( UTBK).

Peringkat tersebut dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sekolah yang berada di Jalan Karadenan, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini menduduki peringkat 158 dari sekolah swasta maupun negeri di tingkat nasional.

"Alhamdulillah kami masih berada di 20 besar untuk di Jawa Baratnya, disaat sekolah negeri lainnya mengalami penurunan peringkat yang drastis, dibandingkan sekolah negeri lainnya kami hanya turun lima peringkat, dari 153 ke 158 di nasional," ujar Humas SMAN 2 Cibinong, Teguh Satya Pratama, kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (31/8/2022).

Teguh Satya Pratama mengatakan, pencapaian tersebut tak terlepas dari peran para guru yang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pembelajaran kepada para murid.

"Jadi pas pandemi kemarin itu pembelajaran jarak jauh, kami tidak di los hanya tugas-tugas saja, tetapi juga pembelajaran tetap dilanjut melalui daring sesuai jadwal, jadi dari situ anak-anak tidak kehilangan sentuhan bapak ibu gurunya, sehingga saat UTBK anak-anak bisa mendapat nilai yang maksimal," katanya.

Tak heran rasanya jika sekolah negeri yang satu ini mampu menghasilkan prestasi yang diraih baik oleh murid maupun guru-gurunya.

Torehan prestasinya pun mulai dari tingkat daerah hingga internasional.

"Kami termasuk sekolah Adiwiyata Nasional, pelaksana sekolah penggerak, kalau anak-anaknya ada juara lomba melukis internasional, ada juara menyelam dari bali dapat tiga medali, ada debat internasional juga dapet, ditingkat daerah tahun kemarin juga dapet penghargaan gelar inovasi daerah dari Bupati Bogor, dan beberapa lainnya," ungkapnya.

Sekolah yang mengusung tagline Smart, Millinial, Awesome, Visoner, Outstanding (SMAVO) selain dinobatkan menjadi sekolah ramah anak, konsep digital pun diterapkan oleh sekolah ini.

"Kayak ini daftar tamu bisa scan barcode didepan, kemudian mading-madingnya pakai monitor jadi terhubung ke satu server, karya anak-anak pun terlihat lebih hidup dibandingkan dengan mading, kantin kami pun berkonsep digital, selain bersih dan menjual makanan bergizi, anak-anak juga bisa membayarnya melalui Qris," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved