Solar dan Pertalite Ditimbun di Sukaraja Bogor, Pelaku Untung Rp 410 Juta, Polisi Selidiki Pembeli

elaku penimbunan BBM solar bersubsidi dan pertalite berinisial DM alias Z (35) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor raup keuntungan Rp 410 juta.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Pelaku penimbunan BBM solar bersubsidi dan pertalite berinisial DM alias Z (35) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor raup keuntungan mencapai sekitar Rp 410 juta. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pelaku penimbunan BBM solar bersubsidi dan pertalite berinisial DM alias Z (35) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor raup keuntungan mencapai sekitar Rp 410 juta.

Pelaku melakukan kejahatannya tersebut selama sekitar setahun sejak 2021.

"Modusnya menggunakan mobil modifikasi dan di kalangan mereka disebut helikopter, berputar dari satu SPBU ke SPBU lainnya," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Mako Polres Bogor, Rabu (31/8/2022).

Untuk BBM jenis pertalite yang ditimbun pelaku hasil pembelian secara berkeliling ini, kata dia, dijual melalui Pertamini milik pelaku.

Sedangkan penjualan hasil timbunan BBM solar bersubsidi masih diselidiki karena diduga dijual pelaku ke tempat-tempat industri.

"Saat ini Satreskrim Polres Bogor sedang melakukan pengembangan terhadap penerima dari pendistribusian penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut," kata AKBP Iman Imanuddin.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan menambahkan, pelaku menjual dengan harga lebih mahal dibanding SPBU untuk mendapat keuntungan.

Solar bersubsidi di SPBU bertarif Rp 5.000 per liter dijual pelaku dengan tarif Rp 7.500 - 8000 per liter.

"Akan kami dalami siapa penerima bahan bakar bersubsidi itu, kemudian kita lihat sejauh mana niat jahatnya, apakah ada benang merah antara niat jahat si pembeli dan si penjual," kata AKP Siswo DC Tarigan.

Diberitakan sebelumnya, pelaku berinisial DM alias Z (35) diamankan Satreskrim Polres Bogor atas kasus dugaan penimbunan BBM jenis pertalite dan solar bersubsidi di sebuah rumah di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Modus yang dilakukan pelaku adalah mengumpulkan BBM solar bersubsidi dan pertalite dengan cara berkeliling SPBU di Kota Bogor untuk kemudian ditimbun.

"Pelaku membeli BBM solar subsidi dan pertalite dari pom bensin yang ada di wilayah Bogor Kota dengan cara keliling ke setiap pom bensin," kata Kasi Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena dalam keterangannya, Minggu (28/8/2022).

Untuk mengelabui petugas SPBU saat mengumpulkan BBM, pelaku memodifikasi kendaraannya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved