Terapkan Sistem COD dan Tempel, Pengedar Sabu Citeureup Bogor Dibekuk Polisi, Barang Buktinya 1,3 Kg

Pengedar sabu di Citeureup, Kabupaten Bogor menggunakan sistem tempel untuk transaksi.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Seorang pengedar narkoba jenis sabu berinisial MAS dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor di kawasan Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Seorang pengedar narkoba jenis sabu berinisial MAS dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor di kawasan Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

"Saat ini tersangka sudah dilakukan penahanan oleh Satresnarkoba Polres Bogor," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mako Polres Bogor, Selasa (31/8/2022).

Barang bukti narkoba yang disita Polisi dalam pengungkapan ini cukup fantastis.

Yakni barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,3 kilogram.

"Dari yang bersangkutan diamankan 1,3 kg narkotika jenis sabu. Apabila dikonversi ke sejumlah uang, senilai Rp 1,6 Miliar," kata AKBP Iman Imanuddin.

Dengan total barang bukti ini, kata dia, artinya sebanyak 7.000 jiwa terselamatkan dari jeratan narkoba apabila ini disalahgunakan.

Pelaku, kata Kapolres, melakukan peredaran narkoba dengan modus dengan sistem COD dan juga sistem tempel.

"Kami akan terus mengembangkan penyidikan ini kepada jaringan-jaringan narkoba yang lainnya," kata Iman Imanuddin.

Pelaku dijerat pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 Miliar, maksimal Rp 10 Miliar.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved