'Apa Salah Saya?' Kata Anak Disabilitas Korban Pencabulan di Bogor, Kini Ketakutan Bertemu Orang

Bocah disabilitas yang jadi korban pencabulan di Kota Bogor alami trauma dan kerap tanyakan hal ini ke ibunya.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Upi.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - GSN (13) bocah disabilitas di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara,  Kota Bogor, masoh trauma pasca dicabuli pada Jumat (26/8/2022) lalu.

GSN yang diketahui merupakan murid salah satu Sekolah Menengah Pertama di Kota Bogor (SMP) ini alami trauma pasca kejadian itu.

Saat disambangi TribunnewsBogor.com di kediamannya pun, GSN pun terlihat risau.

"Sehari setelah kejadian saya pun langsung lapor polisi. Tapi, efeknya ini anak saya trauma dan merasa ketakutan ketika ketemu orang," kata GSA kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (1/9/2022)

Trauma yang dialami oleh anaknya ini pun diakui GSA, terjadi sehari setelah kejadian pencabulan tersebut.

Bahkan, saking traumanya, GSN selalu mempertanyakan apa yang menimpa dirinya ini salah atau benar.

"Dia selalu bilang, apa saya salah. Kakaknya kalau ditangkep aku juga ikut ditangkep gak ya. Dia selalu bilang gitu," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Anak Disabilitas di Kota Bogor Dicabuli di Taman, Tiba-tiba Dipeluk dan Ditarik Pelaku

GSN yang berkebutuhan khusus ini, memilih untuk tidur saat teringat kejadian pilu yang menimpa dirinya tersebut.

"Nih kaya sekarang dia lagi gak inget biasa aja. Tapi, kalau lagi inget dia milih untuk tidur," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved