Jelang BBM Naik, Warga Rela Antre di SPBU Gunungputri Bogor Hingga Tengah Malam
Bahkan, beberapa jam sebelum naiknya harga BBM bersubsidi ini, antrian kendaraan sudah mengular hingga ke jalanan.
Penulis: Reynaldi Andrian Pamungkas | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Menjelang naiknya harga BBM bersubsidi pada Kamis (1/9/2022) besok, antrian kendaraan pada SPBU Pertamina 34.169.13 di Jalan Tlajung Udik, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, sudah tampak mengular.
Kenaikan harga BBM bersubsidi ini juga dinyatakan oleh salah satu petugas SPBU Pertamina.
"Iya nanti naiknya tengah malam," ucap Sabrina petugas SPBU Pertamina 34.169.13, kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (31/8/2022).
Bahkan, beberapa jam sebelum naiknya harga BBM bersubsidi ini, antrian kendaraan sudah mengular hingga ke jalanan.
Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com tampak kendaraan motor, angkot bahkan kendaraan pribadi pun ikut mengantri untuk membeli Pertalite.
Selain itu, kendaraan besar pun, seperti truk, tronton dan bus ikut mengantri untuk mengisi BBM solar.
Bahkan, papan yang menandakan jalur BBM bersubsidi sudah terpasang pada SPBU.
Lalu, antrian ini juga tidak hanya terjadi pada SPBU ini saja, beberapa SPBU Pertamina di kawasan Kabupaten Bogor juga tampak kendaraan-kendaraan mengantri.
Sabrina menambahkan bahwa naiknya BBM bersubsidi ini akan terjadi pada tengah malam nanti.
"Naiknya nanti pukul 00.00 WIB pas ganti hari aja, harganya udah naik," jelasnya.
Diketahui, naiknya BBM bersubsidi untuk jenis Pertalite yang mulanya seharga Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liternya, dan untu solar awalnya Rp 5.150 menjadi Rp 7.200 per liter.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Antrian-panjang-kendaraan-menjelang-naiknya-harga-BBM.jpg)