Kronologi Anak Disabilitas di Kota Bogor Dicabuli di Taman, Tiba-tiba Dipeluk dan Ditarik Pelaku

Korban pencabulan di Kota Bogor menceritakan kisah pilunya saat dirudapaksa oleh para pelaku di taman.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
Wartakota
Ilustrasi anak disabilitas di Kota Bogor jadi korban pencabulan beberapa pria pada malam hari. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Kasus pencabulan kembali terjadi di wilayah Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Jumat (26/8/2022).

Kali ini, penyandang disabilitas  berinisial GSN (13) menjadi korban pencabulan tersebut dengan cara diperkosa.

Kasus ini pun sudah dilaporkan kepada pihak Polresta Bogor Kota dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan secara intensif.

Ibu GSN berinisial GSA (36) menegaskan, agar kasus ini harus sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Ini bukan masalah kecil. Intinya saya gak mau damai. Harus sesuai diproses secara hukum," tegas GSA saat dijumpai TribunnewsBogor.com di kediamannya, Kamis (1/9/2022).

Dirinya yang tidak mau berdamai dan meminta diproses sesuai hukum ini merasa dicederai atas kasus yang menimpa anaknya yang penyandang disabilitas.

Tidak hanya mencederai anaknya yang disabilitas, sambung GSA, kejadian ini turut mencederai dirinya yang mana dirinya yang merupakan disabilitas juga.

"Makanya saya berani, pertama ini dilakukan kepada anak saya yang disabilitas grahita. Saya pun disabilitas daksa. Secara luasnya turut mencederai disabilitas yang lain," ungkapnya.

Baca juga: Anak Disabilitas Jadi Korban Pencabulan di Kota Bogor, Polisi Libatkan Dokter untuk Pemeriksaan

Kalau tidak seperti itu, tegas GSA, pelaku bisa memungkinkan untuk melakukan kepada orang lain.

Oleh sebab itu, dirinya memilih untuk tidak menyelesaikan kasus ini secara damai.

"Pokonya saya gak mau damai. Tetap pelaku harus ditangkap, dan ini harus secara hukum bagi disabilitas," jelasnya.

Korban pencabulan disabilitas yang tidak mau berdamai dan meminta pelaky untuk diusut secara hukum, Kamis (1/9/2022).
Korban pencabulan disabilitas yang tidak mau berdamai dan meminta pelaky untuk diusut secara hukum, Kamis (1/9/2022). (TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat)

Awal Mula Kejadian Pencabulan

Kejadian ini bermula ketila GSN hendak mengambil handphone yang tertinggal di wilayah Ciparigi seorang diri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved