Penampakan Tempat Penimbunan BBM di Sukaraja Bogor, Sebuah Truk Masih Digaris Polisi

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (1/9/2022), garis Polisi masih terpasang di lokasi penimbunan BBM tersebut.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lokasi penimbunan BBM jenis pertalite dan solar bersubsidi di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Pelaku berinisial DM alias Z (35) diamankan Polres Bogor setelah kedapatan timbun BBM jenis pertalite dan solar bersubsidi di sebuah rumah yang dijadikan gudang di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (1/9/2022), garis Polisi masih terpasang di lokasi penimbunan BBM tersebut.

Lokasinya berada di sebuah gudang terbuka seperti area lahan parkir pinggir sebuah rumah yang tampak sepi dari penghuninya.

Terpantau di sana terdapat sebuah truk yang masih dikelilingi garis polisi.

Di lokasi juga terpantau cukup banyak dirigen tempat BBM yang tergeletak tak beraturan.

Selain itu, di lokasi juga terdapat beberapa selang yang diduga digunakan oleh pelaku.

Namun, terkait keberadaan gudang yang sempat digerebek Polisi ini, warga sekitar yang ditemui TribunnewsBogor.com enggan memberikan komentar.

Diberitakan sebelumnya, pelaku penimbunan BBM solar bersubsidi dan pertalite berinisial DM alias Z (35) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor raup keuntungan mencapai sekitar Rp 410 juta.

Pelaku melakukan kejahatannya tersebut selama sekitar setahun sejak 2021.

"Modusnya menggunakan mobil modifikasi dan di kalangan mereka disebut helikopter, berputar dari satu SPBU ke SPBU lainnya," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Mako Polres Bogor, Rabu (31/8/2022).

Untuk pertalite dijual pelaku di Pertamini, sedangkan hasil timbunan BBM solar bersubsidi masih diselidiki karena diduga dijual pelaku ke tempat-tempat industri.

"Saat ini Satreskrim Polres Bogor sedang melakukan pengembangan terhadap penerima dari pendistribusian penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut," kata AKBP Iman Imanuddin.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo SC Tarigan menambahkan, pelaku mengumpulkan BBM tersebut dengan cara berkeliling SPBU menggunakan truk bertangki yang sudah dimodifikasi menyambung ke drum-drum yang dibawa pelaku.

"Akan kami dalami siapa penerima bahan bakar bersubsidi itu, kemudian kita lihat sejauh mana niat jahatnya, apakah ada benang merah antara niat jahat si pembeli dan si penjual," kata AKP Siswo DC Tarigan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved