Polres Bogor Sebut Pengedar Sabu yang Ditangkap Kemarin Jaringan Jabodetabek

Tersangka MAS mengaku sudah beroperasi selama 2 bulan dan barang bukti narkoba jenis sabu tersebut didapat tersangka dari pelaku lain berinisial CL.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Seorang pengedar narkoba jenis sabu berinisial MAS dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor di kawasan Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Rabu (31/8/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Satresnarkoba Polres Bogor menyita barang bukti 1,3 kg narkotika jenis sabu dalam penangkapan pengedar inisial MAS di Citeureup, Kabupaten Bogor.

Pelaku ini merupakan pengedar sabu wilayah Jabodetabek dengan modus sistem COD dan tempel.

"(Wilayah peredaran gelap pelaku) Jabodetabek. Sasarannya semua kalangan, siapapun yang membeli," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin kepada wartawan, Rabu (31/8/2022) kemarin.

Dari keterangannya, Tersangka MAS mengaku sudah beroperasi selama 2 bulan dan barang bukti narkoba jenis sabu tersebut didapat tersangka dari pelaku lain berinisial CL.

CL ini kini ditetapkan buron atau masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kami akan melakukan pengembangan ke jaringannya yang lain," kata AKBP Iman Imanuddin.

Diketahui, seorang pengedar narkoba jenis sabu berinisial MAS dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor di kawasan Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Barang bukti narkoba yang disita Polisi dalam pengungkapan ini cukup fantastis.

"Dari yang bersangkutan diamankan 1,3 kg narkotika jenis sabu. Apabila dikonversi ke sejumlah uang, senilai Rp 1,6 Miliar," kata AKBP Iman Imanuddin.

Dengan total barang bukti ini, kata dia, artinya sebanyak 7.000 jiwa terselamatkan dari jeratan narkoba apabila ini disalahgunakan.

Pelaku dijerat pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara dan denda minimal Rp 1 Miliar, maksimal Rp 10 Miliar.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved