Ogah Penuhi Panggilan, Pelaku Pelecehan Terhadap Petugas di Stasiun Paledang Bakal Dijemput Paksa  

Pelaku yang diketahui melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada salah satu petugas pengecekan tiket pada Senin (22/8/2022) masih mangkir dari pang

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto saat menyebutkan bahwa pria berinisial D yang melakukan perbuatan tak menyenangkan di Stasiun Paledang masih mangkir dari panggilan polisi, Jumat (2/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pelaku berinisial D yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan di Stasiun Paledang, Kota Bogor, masih belum menghadap ke Polresta Bogor Kota.

Pelaku yang diketahui melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada salah satu petugas pengecekan tiket pada Senin (22/8/2022) masih mangkir dari panggilan polisi.

"Kemudian untuk terlapor sendiri, kami sudah melayangkan dua kali undangan pemanggilan. Namun sang terlapor sampai saat ini belum memenuhi undangan," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto kepada wartawan, Jumat (2/9/2022).

Undangan pemangilan yang sudah dilayangkan itu, sambung Dhoni, ditujukan untuk kepentingan penyelidikan.

"Sehingga kami akan langsung menjemputnya ke lokasi kediamannya," ungkapnya.

Namun, Dhoni masih belum memastikan, penjemputan paksa itu kapan dilakukan.

Polrseta Bogor Kota saat ini akan terus mendalami keterangan guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami belum melayangkan upaya penjemputan paksa. Kami akan mendalami dulu keterangan yang disampaikan nanti pada saat pemeriksaan awal. Kami sudah berusaha keras untuk melakukan upaya penyelidikan," jelasnya.

Meski begitu, saat ini, Polresta sudah mengantongi keterangan dari saksi atas kejadian ini.

"Sampai saat ini kita sudah menerima sebanyak lima orang saksi yang berasal dari petugas KAI dan juga memeriksana berdasarkan petunjuk CCTV," jelasnya.

Diketahui, aksi D ini melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan cara menyingkap atau menyibak hijab petugas kepada salah satu petugas berinisial S.

Kejadian itu diketahui karena calon penumpang berinisial D tidak berkenan mengikuti aturan perjalanan kereta api lokal terkait vaksinasi (*).

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved