IPB University

Manfaat Spons Laut Sebagai Obat Anti Kanker, Pakar IPB University Bakal Buat Terobosan

Spons laut sudah banyak dijadikan sumber obat-obatan seperti anti bakteri dan anti kanker. Sehingga perlu dilakukan terobosan berupa Sponge Farming.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Menurut pakar IPB University, perlu dilakukan terobosan berupa Sponge Farming untuk melindungi kelestarian spons yang sering diambil sebagai sumber obat-obatan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemanfaatan hewan laut sebagai sumber bahan obat-obatan sudah banyak dilakukan di Indonesia.

Spons merupakan salah satu hewan laut yang menjadi perhatian para ilmuwan yang dapat menjadi sumber obat-obatan.

“Di Indonesia menurut penelitian para ahli terdapat kurang lebih 700 jenis Spons,” ungkap Dr Beginer Subhan, pakar biodiversitas laut IPB University.

“Saat ini pun Spons laut sudah banyak dijadikan sumber bahan obat-obatan seperti anti bakteri dan anti kanker,” imbuh ini dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) IPB University ini.

Kepala Laboratorium Biodiversitas dan Biosistematika Kelautan ITK IPB University ini menyampaikan bahwa pemanfaatan Spons dengan mengambil langsung dari alam dapat mengancam kelestarian Spons dan gangguan terhadap ekosistem terumbu karang.

Oleh karena itu, menurutnya perlu dilakukan terobosan berupa Sponge Farming.

“IPB telah mengembangkan Sponge farming ini sejak lama. Beberapa jenis spond sudah berhasil di budidaya baik di laut maupun di kolam,” ungkap Sekretaris Departemen ITK IPB University ini.

Pengembangan metode perbanyakan sediaan bahan alam dari laut, sebutnya, menjadi tantangan tersendiri, karena untuk mendapatkan senyawa bioaktif biasanya memerlukan biomasa yang tidak sedikit.

“Hal inilah yang menjadi peluang bagi peneliti untuk mengembakan metode-metode tersebut. Jadi tidak hanya untuk Spons laut tetapi juga perlu dikembangkan untuk biota lainnya seperti karang lunak, bintang laut, kuda laut, anggur laut dan lain lain,” tegas Begin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved