Duduk di Depan Gerbang Komplek Pemkab Bogor Bareng Pendemo, Wakil Ketua DPRD Ungkap Janji Ini

Muhammad Romli mengatakan, apa yang disuarakan oleh para mahasiswa merupakan perwakilan jeritan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Romli menemui massa aksi dari PMII Kabupaten Bogor yang menolak kenaikan harga BBM di depan komplek Pemerintah Kabupaten Bogor (8/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Muhammad Romli menemui massa aksi unjuk rasa di depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor, Kamis (8/9/2022).

Dirinya menemui para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Kabupaten Bogor dan duduk bersama untuk menerima aspirasi massa aksi yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kepada massa aksi, Muhammad Romli mengatakan, apa yang disuarakan oleh para mahasiswa merupakan perwakilan jeritan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya.

"Dalam kesempatan ini juga semoga pemerintah pusat dapat mendengar aspirasi sahabat-sahabati PMII, karena dengan kenaikan bbm ini akan memicu tingkat kemiskinan dan inflasi dan bagaimana menangani masyarakat yang terdampak," ujar Muhammad Romli kepada massa aksi.

Kemudian, terkait tuntutan yang dibawa mahasiswa soal penolakan kenaikan harga BBM, ia mengatakan akan meneruskannya kepada pemerintah pusat.

"Nanti Insya Allah apa yang tadi disampaikan akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah, dan tentunya kami bersama kawan-kawan DPRD yang lain akan berikhtiar semaksimal mungkin untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat," terangnya.

Disamping itu, Sekretaris Umum PMII Kabupaten Bogor, Fathurrohman mengatakan, akan terus menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM dengan lantang.

Ia mengaku pihaknya akan terus melakukan aksi hingga pemerintah menurunkan harga BBM bersubsidi.

"Kami akan selalu bergerak dibulan September, aksi ini akan kami gulirkan selama BBM belum turun," ujarnya di lokasi aksi unjuk rasa.

Setelah aspirasinya diterima, massa aksi langsung membubarkan diri, aksi unjuk rasa kali ini pun berlangsung dengan kondusif.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved