IPB University

Cegah Stunting, Mahasiswa IPB University Buat Buku Saku Menu Sehat dan Bergizi untuk Anak

Buku ini tidak hanya berisikan resep sesuai kalori dan gizi, tapi hal-hal penting yang perlu diketahui ibu dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Mahasiswa KKN-T IPB University membuat buku saku yang berisi resep sehat menu makanan anak yang bergizi untuk mencegah stunting untuk masyarakat di Desa Sukamanis, Sukabumi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mahasiswa IPB University dalam program Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) mendukung penuh upaya pencegahan stunting, khususnya di Desa Sukamanis, Sukabumi, Jawa Barat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat buku saku berisikan menu sehat untuk pemenuhan gizi anak.

Buku saku itu kemudian dibagikan dan disosialisasikan kepada seluruh kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Sukamanis.

Disampaikan Febby Febriyanti, salah satu mahasiswa KKN-T IPB University, pemahaman mengenai gizi dan kesehatan pada anak perlu disampaikan sejak dini sehingga tidak terjadi penyakit maupun kelainan lain, seperti stunting misalnya.

Diperlukan adanya penggalakan pencegahan stunting dari pemerintah untuk mendorong setiap desa untuk bisa melakukan pencegahan terhadap stunting melalui posyandu.

“Buku yang kami susun ini tidak hanya berisikan resep mudah sesuai kalori dan gizi yang dibutuhkan dengan bahan yang mudah dijangkau di sekitar Desa Sukamanis," ujarnya.

Namun, lanjutnya, buku ini juga meliputi hal-hal penting yang perlu diketahui ibu dalam upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak, mulai dari kebutuhan gizi harian hingga penyakit-penyakit yang disebabkan oleh permasalahan gizi.

Pada kegiatan sosialisasi, mahasiswa mengundang para kader posyandu untuk berdiskusi, bertukar pikiran melalui focus group discussion (FGD) terkait isi buku dan isu gizi yang terjadi di desa sekaligus membagikan buku.

Para kader posyandu itu berharap apa yang diberikan mahasiswa dapat bermanfaat hingga ke depannya.

“Semoga penggalakan pencegahan stunting di Desa Sukamanis terus berjalan. Dan para kader dapat tetap semangat dalam mendorong pemenuhan kebutuhan gizi anak dan kesadaran dalam status gizi anak,” harap Febby.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved