Kembali Terjadi, Belasan Pelajar Tawuran di Citeureup Bogor, Barang Buktinya Menyeramkan

Polsek Citeureup berhasil mengamankan belasan pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terlibat tawuran di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor

Istimewa
Belasan pelajar di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, bentrok tawuran di Jalan Pahlawan, belasan siswa dan sejumlah sajam berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Citeureup, Jumat (9/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Polsek Citeureup berhasil mengamankan belasan pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terlibat tawuran di kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor, sore tadi.

Tawuran pelajar itu tepatnya terjadi di depan Kintaka di Jalan Pahlawan, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada pukul 17.00 WIB. 

Kapolsek Citeureup, Kompol Eka Chandra Mulyana mengatakan bahwa saat terjadinya tawuran pelajar itu, dirinya meminta Pawas (Perwira Pengawas) bersama watga sekitar untuk mengamankan lokasi yang diduga sebagai tempat tawuran

"Panwas dibantu warga Desa Sanja yang dipimpin oleh Kepala Desa (Kades) Sanja melakukan tugas Pengamanan kegiatan diduga tawuran pelajar antara sekolah SMK Tridarma 1 dengan beberapa murid sekolah dari SMK," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (9/9/2022).

Beberapa siswa lainnya yang ikut terlibat dalam tawuran pelajar tersebut merupakan murid dari SMK Surya Kencana Yapis, YKTB, MEKANIK dan YATEK.

Pada kronologi kejadiannya, sekitar pukul 17.00 WIB para pelajar dari SMK Tridarma sedang berkumpul di Lapangan Bina Marga. 

Kemudian para pelajar tersebut berjalan menuju ke arah Jalan Pahlawan dan bertemu beberapa pelajar dari sekolah lainnya.

"Bertemu dengan beberapa murid sekolah dari SMK Surya Kencana Yapis, YKTB, MEKANIK dan YATEK lalu terjadi tawuran pelajar dengan menggunakan sajam (senjata tajam)," katanya.

Beberapa sajam itu diantaranya celurit, parang dan golok.

Pada tawuran pelajar sore itu, karena salah satu sekolah dari SMK Tridarma 1 dan 3 kalah, lalu para pelajar tersebut berlarian ke jalan menuju Pabrik Keripik yang berada di sekitar TKP.

Kompol Eka Chandra Mulyana menambahkan bahwa pada saat itu para pelajar dan sajam yang dibawanya dapat diamankan oleh warga dan pihak kepolisian. 

"11 murid dari SMK Tridarma 1 dan 3 berikut 1 buat clurit dapat diaman oleh warga sekitar," jelasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved