IPB University

Peluang Ide Bisnis Pasca Pandemi, Mahasiswa IPB University Sosialisasikan Pembuatan Kombucha

Budidaya jamur kombucha yang disosialisasikan mahasiswa IPB University tersebut, bisa menjadi minuman fermentasi yang bernilai ekonomis.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB University yang berlokasi di Kelurahan Pabaton, Kota Bogor, Jawa Barat melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait budidaya jamur kombucha. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB University yang berlokasi di Kelurahan Pabaton, Kota Bogor, Jawa Barat melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait budidaya jamur kombucha.

Produk tersebut nantinya bisa menjadi minuman fermentasi yang bernilai ekonomis.

Demonstrasi pembuatan minuman kombucha dilakukan oleh mahasiswa kepada ibu-ibu anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Sebagian dari mereka berusia kepala empat ke atas, sehingga sangat peduli dengan kesehatan, terlebih teh kombucha ini mudah untuk dibuat.

“Kebutuhan bahan yang mudah dicari dan mudah untuk dipraktekan menjadi alasan utama mengapa ide bisnis kombucha ini dipilih. Bahannya ada disekitar kita dan harganya terjangkau, jadinya kami memilih kombucha untuk disosialisasikan,” ucap Avelina, salah satu mahasiswa KKN-T IPB University.

Ia menambahkan, selain bernilai ekonomis, kombucha yang berhasil di kembangbiakan juga nantinya bisa bermanfaat untuk orang tersayang di rumah.

Pasalnya minuman fermentasi ini menyehatkan dan sangat bagus untuk tubuh manusia.

“Perempuan sejatinya tidak hanya berkutat dengan urusan rumah tangga semata, namun juga bisa menjadi penggerak roda perekonomian keluarga. Terlebih sekarang, akses untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan sudah terbuka lebar. Hanya dari rumah saja para ibu rumah tangga juga bisa menghasilkan uang,” ujar Avelina.

Sekarang ini, lanjut dia, tren Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun sedang menjamur.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah industri mikro dan kecil (IMK) di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 4.209.817 usaha.

Banyak kegiatan atau akses lainnya yang sangat mudah diakses untuk mengedukasi, membantu, bahkan mengakselerasi para pelaku UMKM di Indonesia agar lebih maju dan tumbuh besar.

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan KKN-T seperti ini sangat membantu kita, ibu-ibu untuk bisa menghasilkan uang meskipun hanya dari rumah saja. Kami sangat berterimakasih kepada mahasiswa IPB University,” ucap salah satu peserta pelatihan.

Mahasiswa IPB University berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi penghasilan tambahan bagi keluarga yang ada di Kelurahan Pabaton sekaligus jadi solusi minuman kesehatan untuk keluarga tercinta

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved