PSSI Ingin Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023, Stadion Pakansari Bogor Masuk Dalam Pengajuan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, PSSI mengaku sudah mengajukan sekira sepuluh stadion untuk menyelenggarakan laga Piala Asia 2023.

Editor: Yudistira Wanne
tribunnews.com/abdulmajid
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi saat memberikan keterangan kepada awak media terkait keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI) makin berkeinginan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, PSSI mengaku sudah mengajukan sekira sepuluh stadion untuk menyelenggarakan pertandingan kejuaraan paling bergengsi di Asia tersebut.

"Kita ajukan beberapa stadion yang representatif. Jumlahnya sepuluh ada, lebih," ujar Yunus Nusi ketika ditemui awak media saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (12/9/2022).

Untuk diketahui, Piala Asia 2023 dijadwalkan bergulir pada 16 Juni hingga 16 Juli tahun depan.

Penyelenggaraannya itu hanya berselang sepekan setelah Piala Dunia U-20 2023, yang mana Indonesia juga menjadi tuan rumah.

Yunus menyebut, sesuai regulasi bahwa setiap stadion yang akan digunakan untuk Piala Asia 2023 wajib steril atau tidak digunakan selama sebulan. Oleh karena itu PSSI turut mengajukan stadion lain yang tak dipakai untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.

"Iya kami masukkan semua. Salah satu persyaratan kan sebulan harus udah clear, sementara kita ada Piala Dunia U-20 2023," sebut Yunus.

"Maka apabila hambatannya adalah karena sebulan sebelum dimulainya Piala Asia harus clear stadion, maka kami bisa saja mengajukan untuk menggunakan stadion-stadion yang bukan digunakan untuk Piala Dunia," lanjutnya.

Baca juga: Tak Becus Memimpin Laga, 18 Wasit Liga 1 Diistirahatkan PSSI, Djajang Nurdjaman Sebut Transparansi

Mantan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Kalimantan Timur itu juga mengatakan ada beberapa stadion tambahan yang diajukan.

"(Stadion) mana aja? Ada Pakansari, Wibawa Mukti, BIS (Banten International Stadium), Patriot sangat memungkinkan, itu kan tidak dipakai untuk piala dunia," ujar Yunus Nusi.

"Sudah kami masukkan, kami kasih opsi semua stadion piala dunia kami masukkan, kemudian stadion stadion lain yang tak digunakan piala dunia," sambungnya.

Piala Asia 2023 sedianya akan diselenggarakan oleh China selaku tuan rumah. Namun, China memutuskan mundur karena alasan pandemi Covid-19.

Baca juga: Nasib 3 Pemain Potensial Indonesia di Eropa Tak Menentu, Ketum PSSI Ingin Bertemu Langsung

AFC kemudian membuka kesempatan yang sama kepada seluruh anggota asosiasi terkait penunjukkan tuan rumah anyar di Piala Asia 2023.

Indonesia pun tertarik untuk menggelar perhelatan sepakbola Asia tersebut tahun depan. Sejauh ini, Indonesia bersaing dengan Qatar dan Korea Selatan.

"Saingan sama Korea dan Qatar. Ya terkuat. Qatar kita ada peluang, sebenernya saingannya kuat kita Korea, kalau Qatar di (bulan) Mei itu 36 derajat panasnya," kata Yunus Nusi.

Australia sebenarnya sempat menyatakan ketertarikannya menggelar Piala Asia 2023, namun belakangan Negeri Kangguru itu mundur dari pengajuan diri sebagai tuan rumah.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved