Wali Kota Bima Arya : Demo Mahasiswa Soal Kenaikan BBM Harus Sesuai Aturan

Bukan tanpa sebab, antisipasi itu dilakukan karena aksi unjuk rasa terkait penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap kali terjadi.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Wali Kota Bogor Bima Arya yang menyebutkan bahwa antisipasi memulangkan lebih awal peserta didik di Kota Bogor ditengah ramainya aksi unjuk rasa di Kota Bogor, Selasa (13/9/2022).   

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Beberapa sekolah di Kota Bogor kini diantisipasi untuk memulangkan lebih awal peserta didiknya.

Bukan tanpa sebab, antisipasi itu dilakukan karena aksi unjuk rasa terkait penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap kali terjadi.

Teranyar, pada hari kemarin Senin (12/9/2022) Dinas Pendidikan (Disdik) sudah mulai antisipasi hal tersebut.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, bahwa langkah itu diambil secara situasional untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik.

"Inisiatif saja, situasional saja, ya kaya hari ini juga kita antisipasi. Supaya ada kemananan juga dan kenyamanan. Tidak apa-apa," kata Bima Arya kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

Antisipasi itu, sambung Bima Arya, harus selaras juga dengan yang diaspirasikan oleh mahasiswa.

Dimana, mahasiswa atau elemen lainnya, dalam menjalakan aksi unjuk rasa harus sesuai aturan.

"Dua hal ya, pertama aksi itu dijamin oleh undang undang tapi kalau sudah melanggar aturan ya pasti beda urusannya. Jadi kita imbau kepada temen-temen mahasiswa supaya semua menjaga marwah mahasiswa," ungkapnya.

Bima Arya pun membeberkan, bahwa saat ini, Pemkot Bogor sedang mengupayakan langkah terbaiknya.

Halaman
12
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved