Dugaan Pelecehan Seksual di Biskita Transpakuan, PLT Dirut Perumda Singgung Tindakan Preventiv

Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di moda transportasi umum Biskita Transpakuan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Ilustrasi. Kasus pelecehan seksual terjadi di Biskita Tranaspakuan yang mengaspal di Kota Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kasus dugaan pelecehan seksual kembali terjadi di moda transportasi umum Biskita Transpakuan.

Kejadian itu diduga melecehkan seorang penumpang perempuan yang direkam oleh penumpang pria secara diam-diam.

Aksinya pun, viral di akun instagram @biskita yang dimetahui bukan merupakan akun resmi dari Biskita Transpakuan pada Senin (12/9/2022).

Menanggapi hal ini, Plt Direktur Utama Perumda Transpakuan, Rachma Nissa Fadliya, angkat suara atas kejadian tersebut.

"Di Biskita itu sebenarnya sudah dilakukan tindakan preventiv atas potensi-potensi kejadian yang tidak diinginkan," kata Rachma saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Rabu (14/9/2022).

Tindakan preventif itu, sambung Rachma, mulai dari melakukan pemberitahuan kepada setiap penumpang yang menggunakan Biskita ini.

"Tindakannya adalah dengan melalukan pemberitahuan setiap ada penumpang naik, di antaranya berupa pemberitahuan soal jaga diri dan barang yang di bawa, tidak diperbolehkan makan dan minum, dan juga untuk selalu melakukan prokes," tambahnya.

Rachma tidak menampik, bahwasanya tindakan preventif yang sudab dilakukan ini tidak menutup kemungkinan bakal terjadi diluar dugaan.

Namun, ketika ada tindakan diluar dugaan yang dilakukan oleh penumpang, CCTV Biskita sudah barang jelas merekam secara otomatis.

"Namun apabila tetap terjadi hal2 yang tidak diinginkan, Biskita sudah dilengkapi dgn CCTV yang bisa di akses untuk melihat kondisi saat kejadian. Namun CCTV tersebut tidak bisa di sebarluaskan tanpa ada dasar kuat," tambahnya.

Rachma pun mengimbau untuk para penumpang senantiasa melaporkan setiap kejadian yang terjadi di dalam Biskita Transpakuan.

"Diimbau untuk penumpang yang merasa telah terjadi suatu kejadian di dalam biskita, bisa melaporkan kepada pihak berwenang. CCTV nantinya dapat digunakan untuk keperluan pemeriksaan," tandasnya (*).

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved