IPB University

Punya Nilai Gizi Lebih Tinggi dari Beras, Sorgum Bakal Dipasarkan Nasional oleh IPB University

Menurut Guru Besar IPB University, peluang pengembangan sorgum sangat tinggi terutama karena krisis geopolitik yang mengancam stok gandum.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Tim peneliti dari IPB University telah mengembangkan varietas sorgum untuk pangan yang dapat membantu mengatasi masalah gizi ganda (MGG) di Indonesia. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sorgum merupakan tanaman serealia dengan kandungan karbohidrat yang setara padi.

Sorgum mengandung nilai gizi seperti vitamin B dan zat besi, lebih tinggi dari beras.

Karena kandungannya ini, Sorgum dinilai mampu membantu mengatasi masalah kekurangan gizi pada sebagian masyarakat Indonesia.

Lebih lagi untuk menjadi alternatif solusi dalam krisis pangan.

Dalam pembuatan roadmap pengembangan Sorgum di Indonesia, tentu perlu kajian terhadap arah dan kebijakan yang lebih intensif.

Prof Suryo Wiyono Guru Besar IPB University dari Fakultas Pertanian mengatakan sentra Sorgum di Indonesia memiliki total potensi lahan hingga 4.355 hektar.

Dibandingkan rata-rata produktivitas Sorgum dunia 2,7 ton per hektar, angka produktivitas Sorgum nasional di angka dua hingga tiga ton, tidak terlalu jauh.

Menurutnya, kendala pengembangan Sorgum di antaranya teknologi produksi yang belum terlalu advanced, dibanding beras.

Seperti teknologi pemupukan, pengelolaan hama penyakit dan irigasi.

“Industri pengolahan juga belum berkembang sehingga ketersediaan di pasar kecil. Belum lagi teknologi substitusi tepung terigu terbatas karena sifat keragamannya agak berbeda dengan gandum,” terangnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved