Pergeseran Tanah di Bogor

Dengan Kepala Tertunduk, 3 Warga Bojong Koneng Bogor Tinggalkan Kampung, Tanah Suci Jadi Tujuan

Atas peristiwa tersebut, belasan rumah rusak dan warga setempat memilih untuk mengungsi.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Tiga warga Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, berangkat umrah ditengan bencana yang terjadi akibat pergeseran tanah (16/9/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bencana alam pergeseran tanah terjadi di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Pergeseran tanah itu terjadi sejak Rabu (14/9/2022), kemarin.

Atas peristiwa tersebut, belasan rumah rusak dan warga setempat memilih untuk mengungsi.

Meski wilayahnya dilanda bencana, sejumlah warga memiliki tekad luar biasa untuk tetap beribadah di jalan tuhan.

Ya, tiga warga Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, tak goyang untuk berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah umrah.

Kendati demikian, tiga orang yang berangkat umrah tersebut perasaannya tak bisa dibohongi.

Saat memutuskan untuk pergi meninggalkan kampung, raut wajah tiga warga itu nampak menyimpan kekhawatiran.

Dengan kepala tertunduk dan jidat yang mengerut, tiga warga itu pergi meninggalkan kampung diiringi perasaan campur aduk yang melanda.

Baca juga: Wilayahnya Masuk Zona Merah, BPBD Sebut Korban Pergeseran Tanah di Babakan Madang Harus Direlokasi

Sementara itu, terlihat iring-iringan calon jamaah umrah melintasi akses jalan yang sedang rusak akibat bencana yang terjadi.

"Keluarga yang berangkat, kakak saya yang berangkat, ada tiga orang," ujar Syahrul saat membawa koper calon jamaah umrah, Jumat (16/9/2022).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved