Ingin Masyarakat Kabupaten Bogor Sehat, Adian Napitupulu Beri Pengobatan Gratis, Berawal dari Nekat

Program pengobatan gratis yang jalakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, bermodalkan keyakinan.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Adian Napitupulu jawab sindiran AHY soal BLT BBM, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor (16/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Program pengobatan gratis yang jalakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, bermodalkan keyakinan.

Pasalnya, sang inisiator program tersebut, Adian Napitupulu mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk program tersebut hanya cukup untuk satu bulan, berikut obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya.

Sedangkan, target dari program tersebut adalah tujuh bulan, dengan target 130 ribu masyarakat di Kabupaten Bogor terlayani.

"Duitnya dari mana? saya belum tau, obat kami baru cukup untuk satu bulan pengobatan, jadi kami mulai dulu dengan kekuatan obat satu setengah bulan berjalan," kata Adian Napitupulu saat launching pelepasan tenaga medis yang akan berkeliling ke 435 desa di Kabupaten Bogor.

Setelah 16 hari berkeliling selam 16 hari di Kabupaten Bogor, nampaknya Adian Napitulpulu tak merasa risau soal anggaran yang tersedia.

Dirinya berkeyakinan bahwa jika niat baik seseorang pasti akan selalu menemukan jalannya.

"Belum satu bulan, jadi belum abis, masih ada sisa 14 hari lagi," kata Adian Napitupulu kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (16/9/2022).

Disamping ada target yang harus dicapai, pria yang duduk di Komisi VII DPR ini sangat berterimakasih kepada tenaga media yang selalu siaga melayani masyarakat Kabupaten Bogor saat program pengobatan gratis dijalankan.

"Saya tidak tahu target 130 ribu bisa tercapai atau tidak, tapi saya berterimakasih kepada dokter-dokter yang sudah 16 hari tidak pulang ke rumahnya, tanpa mereka pekerjaan ini sulit untuk dilakukan, dan ini juga dibantu 300 ribu kader anak ranting yang menyiapkan tempat di setiap desa," tandasnya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved