Pergeseran Tanah di Bogor

Mengulang Kejadian Mengerikan, Bojong Koneng Bogor Bakal Jadi Kampung Mati Seperti Sukamakmur

Duka itu dirasakan langsung warga Kampung Curung, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Bangunan rusak akibat pergeseran tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor (15/9/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tingginya curah hujan di Kabupaten Bogor sejak awal September 2022 menyisakan duka.

Duka itu dirasakan langsung warga Kampung Curung, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Ya, warga setempat dibuat sedih dan khawatir lantaran terjadi peristiwa pergeseran tanah di kampungnya.

Pergeseran tanah itu terjadi sejak Rabu 14 September 2022 hingga saat ini.

Akibat pergeseran tanah tersebut, banyak infrastruktur yang rusak.

Satu di antara banyaknya infrastruktur yang rusak yakni akses jalan utama mengalami kerusakan cukup parah.

Efek dominonya pun mengakibatkan kegiatan masyarakat di RW 9 dan RW 15 yang terdampak menjadi terhambat.

Ketua RW 15, Ade Suprianto mengatakan saat ini juga aliran listrik di wilayahnya padam.

"Sementara kita juga kesulitan untuk masalah listrik nih mati, akses jalan juga mati," terangnya.

Baca juga: Pergeseran Tanah Terjadi di Bojong Koneng Bogor, DPRD Bahas Relokasi, Bakal Jadi Kampung Mati ?

Porak poranda

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved