Pergeseran Tanah di Bogor

Wilayahnya Masuk Zona Merah, BPBD Sebut Korban Pergeseran Tanah di Babakan Madang Harus Direlokasi

Ratusan jiwa terdampak akibat pergeseran tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (15/9/2022).

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Bangunan rusak akibat pergeseran tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor (15/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Ratusan jiwa terdampak akibat pergeseran tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (15/9/2022).

"Dari kejadian tersebut terdampak 20 KK, kemudian yang terancam saat ini 177 KK dari dua RR dengan total jiwa 589," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Aris Nurjatmiko kepada TribunnewsBogor.com.

Menurutnya, saat ini pergerakan tanah masih terjadi dengan intensitas yang lebih rendah di bandingkan malam hari.

"Memang di daerah Bojong Koneng dan khususnya Babakan Madang ini termasuk zona merah dari pergerakan tanah," katanya.

Dengan masih labilnya kontur tanah, Aris Nurjatmiko mengatakan selain menyediakan pengungsian untuk para korban, untuk jangka panjangnya harus dilakukan relokasi.

"Kalau melihat zonanya, lebih tepat di relokasi, jadi kalo direhabilitasi dikhawatirkan masih akan terjadi pergerakan lagi," terangnya.

Diketahui, pergerakan tanah ini mengakibatkan belasan rumah warga dan satu rumah mengalami kerusakan.

Selain itu, bangunan vila dan satu-satunya akses jalan desa mengalami kerusakan yang sangat parah.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved