Melintas Jalan di Sukamakmur Bogor Bikin Was-was, Warga Pribumi Sampai Tak Berani Keluar Malam

Salah satu warga Desa Sukamulya, Safrudin mengatakan bahwa minimnya penerangan yang ada di Jalan Raya Sukamakmur ini sudah sejak dulu. 

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Minimnya PJU di jalanan di wilayah Sukamakmur, Kabupaten Bogor, menjadi momok menakutkan bagi warga sekitar, pemerintah daerah Sukamakmur sudah berencana akan pasang PJU, Senin (19/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, mengeluhkan minimnya penerangan jalan yang berada di kawasan Jalan Raya Sukamakmur menuju ke Jalan Puncak Dua. 

Salah satu warga Desa Sukamulya, Safrudin mengatakan bahwa minimnya penerangan yang ada di Jalan Raya Sukamakmur ini sudah sejak dulu. 

"Dari dulu emang gelap kayak gini, kalo di wilayah-wilayah yang banyak rumah warga mah masih aman-aman aja tapinya," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, ada beberapa Desa di Kecamatan Sukamakmur yang tidak ada PJU (Penerangan Jalan Umum).

Bahkan, pada ruas jalan di pedesaan yang sama sekali tidak ada PJU itu, kata Safrudin kerap kali terjadi tindak kriminalitas.

Ia mengungkapkan bahwa Desa Pabuaran, Desa Sukajaya dan Desa Sukawangi di Kecamatan Sukamakmur menjadi lokasi yang sering terjadi kriminalitas.

"Kalo Desa Pabuaran itu perbatasan sama Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, kalo Desa Sukajaya itu perbatasan sama Jonggol, terus kalo Desa Sukawangi perbatasannya sama Cianjur," paparnya.

Bahkan, dirinya pun merasa takut ketika melintas jalanan di Sukamakmur saat matahari sudah terbenam.

Menurutnya, bila bukan warga Sukamakmur saat melintasi jalanan yang gelap ini akan terlihat perbedaannya dengan warga asli. 

"Kalo warga sini mah mereka udah pada hafal jalannya, tempat-tempat yang jalan bolongnya sama belokannya udah tau jadi pada ngebut aja, kalo bukan warga Sukamakmur tuh keliatan pelan-pelan, bentar-bentar ngerem," jelasnya. 

Dengan gelapnya jalanan ini, ia pun berharap agar pemerintah Kabupaten Bogor dapat mempertahankan mengenai wilayah Sukamakmur yang minim akan penerangan jalannya. 

Sementara itu, Camat Sukamakmur, Bakri Hasan menambahkan bahwa dirinya sudah meminta dan menyerahkan berkas pengajuan akan minimnya fasilitas PJU di wilayah Sukamakmur kepada pemerintahan Kabupaten Bogor. 

"Udah diminta kemarin tapi belum ada-ada juga sampe sekarang, nanti deh coba saya tanya lagi, pengennya sih PJU-nya yang pake tenaga surya aja nanti ditempatinnya di wilayah yang memungkinkan, kalo yang masuk ke hutan gitu belum," katanya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved