Dilanda Hujan Deras, TPT di Kampung Cikoneng Bogor Ambrol, Satu Rumah Rusak Parah

Tembok Penahan Tanah (TPT) rumah warga milik Mur Siti di Kampung Cikoneng RT 01 RW 08, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ambrol.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Tembok Penahan Tanah (TPT) rumah warga milik Mur Siti di Kampung Cikoneng RT 01 RW 08, ambrol. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tembok Penahan Tanah (TPT) rumah warga milik Mur Siti di Kampung Cikoneng RT 01 RW 08, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ambrol dan menimpa rumah tidak di huni yang berada di bawahnya.

TPT itu ambrol diduga tak kuat menahan debit air.

Atas kejadian tersebut, Sekertaris Desa Puraseda, Asep Ruhiyat membenarkan adanya TPT rumah warga yang ambruk dan menimpa rumah kosong dibawahnya.

"Kalau yang parah itu satu rumah bagian halaman depan menimpa ke kamar mandi di bawah cuma rumah kosong gak ada isinya. Kalau yang bagian atas itu halaman sama ada sedikit ruang tamu," ucapnya, Selasa (20/9/2022).

Asep Ruhiyat mengatakan, sebelumnya pada hari minggu kemarin pihaknya sudah memberi imbauan kepada pemilik rumah untuk mengantisipasi kejadian tersbut, mengingat sudah ada tanda tanda seperti retakan-retakan.

"Memang kemarin juga sudah terancam dan kami sudah laporan dan sudah di cek juga sama pihak BPBD dan kami antisipasinya kan ada genting atau atap-atap nya kami buka karena ada coran tapi sekarang mah sudah lain sudah roboh memang ini susulan," katanya.

Kejadia TPT roboh, kata Asep Ruhiyat menyampaikan, terjadi sekira pukul 19.30 WIB.

TPT rumah warga roboh dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi 3 meter diduga bangunan lama itu tidak mampu menahan debit air hujan yang tinggi.

"Abis magrib hujan terus pas hujan reda diding (TPT) karena berat pondasinya sudah tua kemudian ambrol itu," katanya.

Asep Ruhiyat mengatakan, bahwa TPT yang roboh tersebut kemudian menimpa rumah kosong di bawahnya, akibatnya bagia kamar mandi yang berada di belakang rusak akibat tertimpa material longsor.

"Rumah yanh dibawahnya itu kosong jadi istrinya sudah meninggal jadi suaminya kerja di luar wilayah," katanya.

Asep Ruhiyat mebgatakan, besok pagi pihaknya akan melakukan evakuasi material longsor tersebut.

"Besok pagi kami akan melakukan bersih-bersih puing-puing kebetulan ada tim BPBD yang standbty di Desa Purasari jadi kami akan meminta bantuan dibantu dengan warga juga nanti," katanya.

Asep Ruhiyat mengimbau, kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas curah hujan sering mengguyur wilayah tersebut.

"Apalagi wilayah-wilayah yang rawan longsor sudah kami imbau melalui RT/RW dan kami bersama babinsa juga babinmas sering maping. Tapi, alhamdulillah kejadian yang sekarang cuma itu saja tidak ada korban jiwa, karena memang kemarin kami sudah antisipasi yang di wilayah cikoneng itu," katanya.

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved