IPB University

Dosen IPB University Ungkap Keunggulan Tanaman Pangan Porang, Bisa Diolah Jadi Obat Pelangsing Tubuh

Dosen IPB University mengungkap, Porang sebagai sumber glucomannan dan biasa diolah menjadi shirataki, konnyaku, atau obat-obatan pelangsing tubuh.

Editor: Tsaniyah Faidah
Surya.co.id
Ilustrasi tanaman porang - Porang merupakan sumber glucomannan dan biasa diolah menjadi shirataki, konnyaku, atau obat-obatan pelangsing tubuh. Tantangan utama yang dihadapi bila porang tidak dirawat dengan baik adalah baru bisa dipanen pertama kali setelah tiga tahun tanam. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Porang atau Amorphophallus muelleri merupakan tanaman umbi.

Tanaman yang juga dikenal dengan nama iles-iles ini toleran naungan, pada level naungan 75 hingga 80 persen masih dapat bertahan hidup.

Keunggulan ini menyebabkan porang mudah ditanam secara tumpang sari.

Prof Edi Santosa, Dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikultura - Fakultas Pertanian mengatakan porang juga cenderung tahan kering di daerah yang cukup curah hujan.

Perbanyakannya efisien dan bisa dilakukan dengan umbi kecil, biji, stek daun atau stek batang.

Di dunia, permintaannya terus meningkat karena manfaatnya di berbagai industri pangan, minuman, manufaktur.

Lantaran tanaman ini termasuk yang belum lama dibudidayakan, tentu terkadang kurang responsive.
Namun penggunaan pupuk pada porang masih cukup responsif walau ada batasnya.

"Jadi disarankan untuk low external input, jadi pupuknya diupayakan seminimal mungkin dan lebih memanfaatkan perputaran hara, sehingga biaya produksinya lebih rasional,” ujar Prof Edi Santosa.

Menurutnya, biaya produksi merupakan kunci keberhasilan yang penting dalam usaha pertanian.

Hal yang diinginkan petani adalah ukuran porang tidak terlalu besar dan harga jualnya menguntungkan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved