IPB University

Peneliti IPB University Kembangkan Varietas Lele IPB-C1KUAT, Tahan dari Serangan Penyakit

Keunggulan ikan lele IPB-C1KUAT IPB University ini adalah memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap infeksi Aeromonas hydrophila.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Tim peneliti dari IPB University telah mengembangkan varietas Lele IPB-C1KUAT (Kerjasama Unit Akuakultur dan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar/BBPBAT) yang memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap infeksi Aeromonas hydrophila 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tim peneliti dari IPB University telah mengembangkan varietas Lele IPB-C1KUAT (Kerjasama Unit Akuakultur dan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar/BBPBAT).

Keunggulan ikan lele ini adalah memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap infeksi Aeromonas hydrophila yang menjadi patogen utama bagi ikan lele.

Inovasi ini disebut dapat membantu memenuhi target produksi ikan lele nasional.

Terlebih ikan lele ini dapat dibudidayakan hampir di seluruh Indonesia dengan mudah sehingga berpeluang menjadi produk ketahanan pangan serta mengatasi permasalahan stunting di masyarakat pelosok,” ujar Ketua Tim Peneliti, Prof Alimuddin, Dosen IPB University dari Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK).

Menurut Prof Alimuddin, ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan salah satu spesies ikan air tawar unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ini karena ikan lele dapat dipelihara dalam kepadatan yang tinggi di kolam tanah, bak beton dan bak terpal. Ikan lele juga dapat hidup di daerah dengan suplai air terbatas dan kualitasnya tidak mendukung untuk spesies ikan lainnya.

Lama waktu budidaya juga lebih singkat (2-3 bulan) untuk mencapai ukuran konsumsi (8-10 ekor/kilogram).

Permasalahan yang umum terjadi pada kegiatan budidaya air tawar adalah serangan penyakit akibat infeksi Aeromonas hydrophila.

Sehingga apabila terjadi serangan penyakit ini dapat berakibat pada kematian massal.

"Dengan memanfaatkan inovasi ini kelangsungan hidup atau sintasan dapat dipertahankan hingga 74 persen lebih tinggi daripada ikan lele yang tidak diseleksi dengan cara yang dikembangkan,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved