IPB University

Peneliti IPB University Kembangkan Varietas Lele IPB-C1KUAT, Tahan dari Serangan Penyakit

Keunggulan ikan lele IPB-C1KUAT IPB University ini adalah memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap infeksi Aeromonas hydrophila.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Tim peneliti dari IPB University telah mengembangkan varietas Lele IPB-C1KUAT (Kerjasama Unit Akuakultur dan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar/BBPBAT) yang memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap infeksi Aeromonas hydrophila 

"Alhamdulillah, dengan cara ini hasilnya lebih konsisten. Ikan lele yang tahan penyakit memiliki genotipe TT,” jelasnya.

Menurutnya, varietas ikan lele yang dirilis dan dibudidayakan masyarakat saat ini adalah hasil pemuliaan dengan tujuan perbaikan pertumbuhan. Belum ada varietas ikan lele yang tahan penyakit yang dirilis resmi.  

Pertumbuhan ikan lele (KKP) sudah tergolong cukup cepat untuk mencapai ukuran konsumsi yakni 8-10 ekor/kilogram.

Sedangkan kegagalan budidaya ikan lele sering diakibatkan oleh rendahnya sintasan akibat kematian massal yang disebabkan oleh infeksi penyakit atau karena stres.

"Hal ini yang memotivasi kami untuk mengembangkan ikan lele tahan penyakit,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pengujian budidaya ikan lele ini masih terbatas di Kampus IPB University dan di BBPBAT Sukabumi milik KKP. Ikan lele IPB -C1KUAT ini belum disebar ke pembudidaya karena belum dirilis secara resmi.  

“Hasil pengujian Ikan Lele IPB-C1KUAT adalah memiliki sintasan yang lebih tinggi bila terinfeksi Aeromonas hydrophila.  Laju pertumbuhannya sama dengan varietas ikan lele yang sudah dirilis sebelumnya oleh KKP,” tandasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved