Relokasi Korban Longsor di Pamijahan Bogor, Warga Dapat Rumah Type 36, Tinggal Tunggu Banprov Cair

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor (DPKPP), Ajat Rochmat Janika berbicara relokasi.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
57 rumah warga yang memjadi korban bencana banjir dan tanah longsor di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, akan direlokasi (22/6/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Korban bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor akan segera mendapat hunian tetap relokasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor (DPKPP), Ajat Rochmat Janika.

Ia mengatakan saat ini menunggu anggaran yang bersumber dari bantuan provinsi sebesar Rp 3.354.000.

"Sudah proses, tinggal nunggu pembangunan, janji provinsi di perubahan anggaran, Desember insya allah selesai," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com.

Disamping itu, Kepala Bidang Perumahan pada DPKPP Kabupaten Bogor, Dede Armansyah mengatakan, untuk penempatan relokasinya sudah ditentukan, yang terbagi menjadi dua lokasi berbeda.

"Sudah disurvey dan sudah ada rekomendasi dari badan geologinya, layak dengan persyaratan," terangnya.

Nantinya, kata Dede Armansyah, warga akan diberikan hunian dengan rumah type 36.

"Satu rumah Rp 62 juta, mereka kita bentuk kelompok masyarakat (pokmas), jadi nantindi transfer ke Pokmas, Pokmas lah yang bertanggung jawab, warga nerima dalam bentuk perbaikan rumah," tandasnya.

Dede Armansyah mengungkapkan, proses penanganan pasca bencana masih terus dilakukan olek Pemkab Bogor.

"Kita lakukan rehabilitasi sebanyak 48 rumah, relokasi 57 rumah, yang kita berikan sewa 71 KK, terdiri sewa 2 bulan untuk 12 KK, yang sewa 6 bulan 59 KK," terangnya.

Adapun anggaran yang sudah dikeluarkan Pemkab Bogor sebesar Rp 721 juta untuk rehabilitasi rumah dan biaya sewa, yang bersumber dari anggaran belanja tak terduga (BTT).

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved