Demo Kenaikan BBM

Siang Ini, Ratusan Massa Aksi di Kota Bogor Kembali Turun ke Jalan, Polisi Mulai Bersiaga

Ratusan mahasiswa bakal kembali menyampaikan aspirasinya di Pintu III Istana Bogor terkait penolakan kenaikan harga BBM.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, yang kali ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Gelombang aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) akan kembali terjadi di Kota Bogor, Selasa (20/9/2022) siang ini.

Rencananya, massa aksi diprediksikan akan mencapai 500 orang yang tergabung dalam beberapa aliansi.

Ratusan massa aksi ini akan menggelar aksinya di Jalan Djuanda (Pintu III Istana) dan Jalan Jenderal Sudirman.

Masyarakat dan pengguna jalan pun terpaksa terisolir tidak bisa menggunakan jalan tersebut saat aksi sedang berlangsung.

"Dalam surat yang kami terima ini, aksi akan berlangsung pukul 13.00 WIB. Tapi, mungkin mundur ke pukul 14.00 WIB maupun 15.00 WIB," kata Plt Kapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (20/9/2022).

Ferdy melanjutkan, dari surat yang diterimanya, ratusan massa aksi akan menyuarakan penolakan terkait kenaikan BBM.

Namun, dari prediksi awal itu, Ferdy berharap massa aksi tidak akan sebanyak itu.

"Awalnya si seperti itu ya tapi kita juga sudah melakukan komunikasi aksi. Ya semoga mudah mudahan nanti masa asli tidak sebanyak itulah. Saya tidak bisa pastikan berapa massa aksi yang akan terlibat dalam aksi ini, info yang kami terima 500," jelasnya.

Pihaknya sudah mempersiapkan langkah terbaiknya untuk tetap membuat aksi berjalan aman.

Terlebih, untuk tetap membuat kenyamanan terhadap pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

"Untuk rekayasa lalu lintas, pengalihannya sama seperti biasanya. Masyarakat harus tau dua jalan itu nantinya tidak bisa digunakan saat aksi unjuk rasa berlangsung," katanya.

Meski begitu, harap Ferdy, aksi unjuk rasa ini tetap berjalan dengan kondusif.

"Persiapan kita lakukan maksimal, artinya nanti dilapangan pun kita tambahkan personil untuk mengamankan aksi ini. Aksi berjalan aman, kondusif kita juga sudah lakukan komunikasi terkait hal tersebut," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved