Polisi Tembak Polisi

Bayi Jadi Alasan Putri Candrawathi Tak Ditahan, Kubu Brigadir J Singgung soal Status Anak Adopsi

Penyidik Polri menetapkan untuk tidak menahan Putri Candrawathi atas kasus kematian Brigadir J. Alasannya karena Putri Candrawathi punya bayi

Penulis: khairunnisa | Editor: Damanhuri
Youtube channel Kompas tv
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jalani rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J selama 7 jam. Belum ditahannya Putri Candrawathi memantik komentar pengacara Brigadir J. Mereka menyinggung soal status anak adopsi bayi Putri Candrawathi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kubu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ( Brigadir J) terus menyoroti sosok Putri Candrawathi.

Pasalnya hingga kini Putri Candrawathi belum jua ditahan kendati statusnya sudah jadi tersangka.

Disangkakan pasal pembunuhan berencana serupa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi masih bisa pulang ke kediamannya di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Penyidik Polri menetapkan untuk tidak menahan Putri Candrawathi atas kasus kematian Brigadir J.

Alasan utamanya adalah karena Putri Candrawathi adalah seorang ibu yang memiliki bayi usia 1,5 tahun.

Terkait alasan itu, pengacara Brigadir J tak menerimanya.

Martin Lukas Simanjuntak, pengacara Brigadir J lantas menyoroti sosok anak bungsu Putri Candrawathi yang jadi alasannya tak ditahan.

Baca juga: Segini Uang Pensiun dan Gaji yang Tak Lagi Didapat Ferdy Sambo, Sang Jenderal Terancam Hukuman Mati

Uraian Martin Lukas Simanjuntak itu bersandar pada pertanyaan netizen kepada akun aktivis Irma Hutabarat.

Saat menghadiri podcast streaming di akun Irma Hutabarat, Martin Lukas Simanjuntak rupanya sempat membaca salah satu komentar seorang netizen.

Ia mempertanyakan status hukum anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved