Komnas Perlindungan Anak Sebut Kabupaten Bogor Belum Beranjak dari Zona Merah Kekerasan Anak

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menyebut Kabupaten Bogor masih berada di zona merah terhadap kekerasan anak.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menyebut Kabupaten Bogor masih berada di zona merah terhadap kekerasan anak. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak ( Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menyebut Kabupaten Bogor masih berada di zona merah terhadap kekerasan anak.

Arist Merdeka Sirait mengatakan, Komnas PA menilai bersarkan fakta-fakat selama dua tahun terakhir di mana masih adanya anak-anak yang berurusan dengan hukum, maupun anak-anak yang dilanggar haknya.

"Kemudian kebijakan-kebijakan Kabupaten Bogor itu belum punya perspektif membangun gerakan perlindungan anak, yang saya maksud berbasis keluarga dan komunitas," ujarnya melalui sambungan seluler, Selasa (21/9/2022).

Ia menyebut, hingga hari ini kasus-kasus kejahatan terhadap anak di Kabupaten Bogor terus meningkat.

Menurutnya belum ada upaya signifikan yang dilakukan untuk mengurangi peristiwa atau pelanggaran hak anak.

"Jadi artinya tidak berlebihan kalau saya mengatakan belum beranjak dari zona merah itu," katanya.

Di samping itu, Komisi Perlindungan Anak Daerah ( KPAD) Kabupaten Bogor mencatat sejak awal tahun 2022 hingga saat ini mencatat sedikitnya 22 kasus terkait kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bogor.

"Kami monitoring itu dari pengaduan langsung dan juga melalui media masa, itu sekitar 7 kalau yang kekerasan, kalau yang pencabulan, pelcehan seksual itu kurang lebih ada 15 kasus," kata Sekretaris KPAD Kabupaten Bogor, Erwin Suriana saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, dengan kasus yang terjadi saat ini, belum termasuk ke dalam zona merah terhadap kekerasan anak.

"Saya belum tau mereka ( Komnas PA) melakukan survey, penelitian atau indikatornya seperti apa, tapi dari laporan ke KPAD saya melihatnya belum sejauh itu sih sampai zona merah," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved