Pemkot Bogor Berencana Beli Bus Listrik Seharga Rp 3,6 Miliar, Ini Penjelasan Eko Prabowo

Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, saat ini Dishub Kota Bogor mengklaim sudah melakukan kerjasama dengan PT Nagara.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kadishub Kota Bogor, Eko Prabowo saat memberikan keterangan soal pengadaan kendaraan listrik di Kota Bogor, Rabu (21/9/2022).   

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Penggunaan kendaraan listrik di Kota Bogor saat ini tengah dipersiapkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

Penggunaan kendaraan listrik ini sesuai ntruksi presiden (inpres) Nomor 7 Tahun 2022 terkait kendaraan listrik. 

Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengklaim sudah melakukan kerjasama dengan PT Nagara.

"Memang rencananya tahun ini di perubahan sebenarnya Pemkot akan membeli bus listrik sedang sebagai langkah instruksi presiden bahwasannya Kota Bogor siap untuk menangani bus listrik ini," tutur Eko saat ditemui usai upacara Hari Perhubungan Nasional 2022 di kantor Dishub, Kota Bogor, Rabu (21/9/2022).

Pria yang kerap disapa Danjen ini menjelaskan, nantinya satu bus milik PT Nagara akan diubah menjadi bus listrik dengan nama Retrofit.

Namun, sambung Danjen, untuk pengadaan bus listrik ini pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih jauh.

Walaupun, diakui olehnya, bahwa penganggaran itu akan dilakukan pada tahun 2022 ini.

Jika dilihat di e-catalog, untuk harga satu bus listrik Dishub harus merogoh kocek sebesar Rp 3,6 miliar dengan asumsi waktu pesan selama 26 Minggu.

"Jadi tahun ini breakdown, bagian umum mungkin menyiapkan untuk kesiapan mobil operasional listrik terlebih dahulu," kata Eko.

Danjen pun membeberkan, bahwa rencana pengadaan bus listrik ini akan turut diikuti dengan kendaraan ramah lingkungan seperti angkot akan diubah menjadi angkot tenaga listrik. 

"Kita juga sedang melakukan komunikasi dengan Bakrie. Berapa satu armada angkot listrik dan sebagainya. Kalau Pemda ada program seperti itu, bisa saja kedepannya akan terlaksana," tandasnya (*).

  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved