Sosok Ibu yang Aniaya Anaknya di Jonggol Diungkap Warga: Sayang Tapi Dipukulin

Salah satu warga setempat, Yayat mengaku bahwa dalam kehidupannya sehari-hari I tidak terlihat seperti orang gangguan jiwa. 

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Rumah yang menjadi TKP penyiksaan anak oleh ibu kandungnya sendiri di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Kamis (22/9/2022) 

Sementara itu, Ketua RW setempat, Sulaeman memaparkan bahwa kesehariannya I merupakan seorang pengusaha.

"Dia punya tempat karaoke, cafe gitu tempat hiburan malam di wilayah Cileungsi, makanya pas dibawa ke kantor Polisi dia malah bawa pengacara gak ngaku gangguan jiwa, beckingannya kuat kayaknya," ujarnya. 

Maka dari itu, kata Sulaeman karena I tidak mengaku, maka proses selanjutnya tidak akan diserahkan ke RSJ yang di mana I akan menjalani proses hukum di pihak kepolisian. 

Bahkan saat bocah malang tersebut dievakuasi warga, I yang sambil memukuli kepala A itu dipergoki oleh warga langsung. 

Saat itu, sambil memukul kata Ketua RW 1 Kampung Raweuy ini I sambil berbicara 'sayang sayang' kepada buah hatinya yang disiksa olehnya. 

"Masa sayang sayang tapi dipukulin sih, dia (I) sempet bilang pas dibawa anaknya sama warga 'tolong saya jangan pisahin saya sama anak saya ya pak kasian' kasian tapi dipukulin," katanya.

Bahkan, A yang berusia 6 tahun ini menurutnya tidak bersekolah, yang dinmana seharusnya A sudah mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD) diusianya sekarang. 

Hal tersebut dikarenakan, kata Sulaeman diduga adanya tindakan kejamnya itu oleh ibunya yang membuat A tidak bersekolah. 

Sulaeman menambahkan bahwa pada peristiwa ini dirinya bersama warganya hanya berusaha untuk menyelamatkan anak malang tersebut dari siksaan ibu kandungnya. 

"Ya untuk proses hukum kedepannya diserahkan saja kepada pihak kepolisian, saya mah cuma mau nolongin anak itu aja kasian," katanya.

Menurut Sulaeman, perempuan tersebut tinggal di wilayahnya belum satu tahun.

Sebelumnya, saat Almarhum suami I masih ada, kehidupan I ini tidak seperti sekarang, yang di mana masih tampak normal. 

Bahkan, pasca kejadian tersebut kediaman I tampak kosong tidak berpenghuni.

Pantauan wartawan TribunnewsBogor.com pagar di rumah I tampak tertutup dan lampu rumah pun terlihat menyala, yang di mana menurut warga sekitar rumah itu sudah kosong sejak kejadian beberapa hari lalu hingga saat ini. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved