Polisi Tembak Polisi

Terungkap Rekam Jejak Jenderal Senior Diduga Pelindung Ferdy Sambo, Pernah Berikan Ini ke Brigadir J

Dalam uraiannya, Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menjelaskan dugaan sosok kakak asuh Ferdy Sambo. Sosok itu adalah Jenderal Idham Azis

Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
Kolase Tribunnews.com
Rekam jejak dan sosok Jenderal Idham Azis, mantan Kapolri yang kini disebut-sebut kakak asuh serta pelindung Ferdy Sambo. Jenderal Idham Azis pernah kasih penghargaan ke Brigadir J 

Termasuk dengan aksi Idham Azis yang mencopot lima jenderal polisi lantaran terjerat kasus hukum.

Salah satu jenderal yang dicopot Idham Azis adalah Irjen Pol Napoleon Bonaparte.

Idham Aziz mencopot Napoleon Bonaparte dari jabatan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri.

Pencopotan jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/2076/VII/KEP/2020 tertanggal Jumat (17/7/2020).

Napoleon Bonaparte dimutasi menjadi analisis Kebijakan Utama Itwasum Polri.

Napoleon Bonaparte tanggapi Ferdy Sambo jadi tersangka kasus Brigadir J, beri sindiran menohok
Napoleon Bonaparte tanggapi Ferdy Sambo jadi tersangka kasus Brigadir J, beri sindiran menohok (kolase Tribunnews)

Karo Penmas Divisi Humas Polri saat itu, Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Irjen Pol Napoleon Bonaparte dimutasi karena diduga melanggar kode etik.

"Pelanggaran kode etik maka dimutasi. Kelalaian dalam pengawasan staf," kata Brigjen Pol Awi Setiyono dikutip dari Tribun Manado.

Pencopotan jabatan Brigjen Pol Awi Setiyono tersebut adalah buntut dari adanya polemik keluarnya surat penghapusan red notice terhadap Djoko Tjandra.

Baca juga: Soroti Peran Dibalik Kakak Asuh Ferdy Sambo, Pengamat Bongkar Karier Cemerlang Jenderal Bintang 2

Seperti diketahui, Napoleon Bonaparte dianggap lalai karena gagal mengawasi anak buahnya, Brigjen Nugroho Slamet Wibowo, yang berupaya menghapus red notice untuk Djoko Tjandra.

Selain Napoleon Bonaparte, empat jenderal lainnya juga dicopot oleh Idham Azis.

Mereka adalah Irjen Nana Sudjana, Irjen Rudy Sufahriadi, Brigjen Nugroho Slamet Wibowo, dan Brigjen Prasetijo Utomo.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved