Vonis Ade Yasin

Ade Yasin Divonis 4 Tahun Penjara, Pengamat : Suara PPP Terancam Merosot di Pemilu 2024

Kejadian ini menambah catatan problematika tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah adanya permasalahan kubu di pusat

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor
Ade Yasin (kiri) dan Pengamat dari Visi Nusantara Maju Yusfitriadi (kanan) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Non Aktif Ade Yasin divonis 4 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Bandung atas kasus suap yang menjeratnya.

Kejadian ini menambah catatan problematika tubuh Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) setelah adanya permasalahan kubu di pusat, karena Ade Yasin juga merupakan ketua DPW PPP Jawa Barat.

Pengamat dari Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengatakan bahwa PPP secara nasional sudah banyak yang memprediksi tidak akan masuk parlemen.

"Itu tidak hanya karena disebabkan oleh Ade Yasin, tapi juga dualisme di tubuh PPP atau pun kisruh di tubuh PPP, tentu akan mengakibatkan merosotnya suara PPP di Pemilu 2024," kata Yusfitriadi saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (23/9/2022).

Lanjut dia, terlebih di Kabupaten Bogor yang pernah dipimpin Ade Yasin yang merupakan kader PPP juga Ketua DPW PPP Jawa Barat.

Ketika Ade Yasin divonis 4 tahun penjara atas kasus korupsi, kata dia, maka akan sangat berpengaruh.

Bahkan kemungkinan lain, para kader PPP juga terancam loncat partai karena kondisi ini.

"Itu sudah sangat akan mempengaruhi raihan suara PPP di tingkat Kabupaten Bogor. Bahkan mungkin, bukan tidak mustahil, banyak kader-kader PPP juga akan loncat partai menjelang Pemilu 2024," kata Yusfitriadi.

Dengan kondisi ini, menurut Yusfitriadi, penting bagi PPP untuk segera mengkonsolidir diri demi menjaga elektabilitas khususnya di Bogor.

"Kalau kemudian tidak, maka bukan tidak mungkin, di tingkat nasional tidak masuk PT (Parliamentary Treshold), maka di Kabupaten Bogor akan tergerus suara dan kursinya," ungkapnya.
 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved