Bima Arya Gencar Konversi Kendaraan Listrik, Pengamat Pertanyaan Antisipasi Limbah Batereinya

Pemerintah Kota Bogor dianggap tidak memikirkan dampak jangka panjang dari penggunaan kendaraan listrik.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Wali Kota Bogor Bima Arya menjajal sepeda listrik dari PT BEAM Mobility Indonesia 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor gencar mengkonversi kendaraan listrik.

Kebijakan ini dinilai tidak bisa memecahkan masalah kemacetan.

Diketahui bahwa Pemkot Bogor baru-baru ini meluncurkan 665 unit sepeda listrik yang tersebar di 100 titik atas kerjasama dengan PT BEAM Mobility Indonesia.

Bima Arya berujar, pihaknya mulai serius untuk membiasakan warganya dengan penggunaan listrik dalam berkendara.

Hal ini pun diamini seiring dengan keluarnya Instruksi Presiden Nomor Nomor 7 Tahun 2022 terkait penggunaan kendaraan listrik.

Dalam instruksi kebijakan itu meminta kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai dinas operasional atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Ini ( sepeda listrik) bagian dari konversi kendaraan listrik. Kita pun sedang menjajaki beberapa pihak untuk konversi bus listrik," kata Bima Arya saat dimintai tanggapan soal konversi listrik, Jumat (23/9/2022).

Bima Arya melanjutkan, konversi kendaraan listrik nantinya akan diupayakan menyeluruh.

Sehingga, tidak hanya bus saja, sambung orang nomor satu di Kota Bogor ini, angkutan kota pun akan di konversi listrik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved