Peringati Hari Ozon Sedunia, PPLI Tanam 5.000 Bibit Pohon Buah di Bantaran Sungai Cileungsi Bogor

Manager Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) PPLI, Agus Kartiwan mengatakan bahwa dalam penanaman bibit pohon ini banyak pihak

Dokumentasi PPLI
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) tanam 5.000 bibit pohon buah-buahan di bantaran Sungai Cileungsi, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, guna memperingati hari Ozon Sedunia, Jumat (23/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KLAPANUNGGAL - Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Bogor bersama perusahaan pengolah limbah bahan beracun berbahaya (B3) PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) tanam bibit pohon di bantaran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, guna memperingati hari Ozon Sedunia.

Pada kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Bogor ini, PPLI juga melibatkan sejumlah perusahaan lainnya hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penanaman bibit pohon di bantran Sungai Cileungsi di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kemarin. 

Manager Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) PPLI, Agus Kartiwan mengatakan bahwa dalam penanaman bibit pohon ini banyak pihak yang terlibat di dalamnya. 

"Customer-customer PPLI yang beraktivitas di sepanjang sungai tersebut juga hadir tadi, ikut berperan serta," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Ozon Sedunia ini kurang lebihnya terdapat 5.000 bibit pohon yang memiliki manfaat tinggi.

Beberapa bibit pohon tersebut, sebagian besarnya merupakan tanaman buah-buahan., diantaranya mangga, sirsak, jambu, serta tanaman pencegah erosi lainnya.

Lalu, ada juga bibit pohon alpukat, nangka, cempedak, matoa, sukun, aren, rasamala, puspa, cempaka, mindi, ketapang, jabon putih, beringin, sempur, mahoni, gandaria dan kayu putih.

"PPLI sendiri menyumbang 50 bibit pohon, sebagian besar bibit buah-buahan dan kami dukung Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga lingkungan," jelas Agus Kartiwan.

Program ini, kata Agus Kartiwan sejalan dengan komitmen PPLI, yang di mana pada bulan Juni 2022 sebelumnya pihaknya menggandeng TNI dan Pemprov DKI melakukan program Geber Ciliwung.

Bahkan, pada program tersebut di dalamnya terdapat kegiatan bersih-bersih Ciliwung dan melepas ratusan ekor bibit ikan serta penanaman bibit pohon juga.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyana mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya menggandeng puluhan perusahaan yang berada di sepanjang jalur Sungai Cileungsi untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

"Kita menanam 5.000 bibit pohon untuk 5 Kecamatan, kalau kurang kita akan tambahkan," katanya.

Kelima Kecamatan itu yaitu, Kecamatan Babakan Madang, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Cileungsi, Kecamatan Gunungputri dan Kecamatan Citeureup yang rata-rata merupakan kawasan industri. 

Maksud dari penanaman pohon ini, kata Ade Yana Mulyana guna meminimalisir udara kotor dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bogor bagian Timur.

"Kita mengundang beberapa perusahaan untuk deklarasi supaya komitmen untuk tidak mencemari lingkungan," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved